Gus Ipul saat membuka UMKM Digital Festival yang digelar oleh Telkom Indonesia Witel Pasuruan.
Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bergerak sendiri dalam menjaga eksistensi UMKM di Kota Pasuruan di tengah-tengah perkembangan ekonomi digital yang sangat cepat. Ia menerangkan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab bersama dan memerlukan bantuan dari pihak swasta.
“Saya senang sekali Telkom Witel Kota Pasuruan membuat kegiatan festival UMKM yang menjadi salah satu tanggung jawab bersama dalam mendukung UMKM Kota Pasuruan. Pemerintah tidak bisa sendirian, perlu bantuan swasta termasuk BUMN dalam rangka menjaga supaya UMKM kita terus bertahan di tengah kemajuan tekonologi yang luar biasa,” ujarnya.
Melalui kegitan ini, ia berharap para pelaku UMKM dapat terpacu dan memiliki tekad dalam bertransformasi agar dapat naik kelas.
“Bukan kali pertama, kegiatan ini adalah salah satu dari sekian banyak upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Telkom yang telah melakukan kegiatan ini di berbagai tempat. Pemerintah Kota Pasuruan melalui dinas koperasi, juga dinas lain, mencoba menopang UMKM. Dengan kegiatan ini diharapkan memacu UMKM kita bisa lebih punya tekad yang kuat dalam rangka bertransformasi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Executive Vice President Telkom Regional V Area Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Teddy Hartadi, menyampaikan event ini merupakan upaya dan kontribusi Telkom Indonesia dalam mendukung kemajuan dunia UMKM.
“Kegiatan UMKM fest ini dilatarbelakangi dari data sekitar 60 juta UMKM se-Indonesia yang terhubung ke digitalisasi masih 13%. Ini menjadi upaya dan kontribusi kami Telkom Indonesia khususnya di Kota Pasuruan untuk bisa membantu masyarakat dan meningkatkan perekonomian Kota Pasuruan khususnya dunia UMKM,” ujar Teddy.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Stastistika, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Purworejo, dan General Manager Manager Telkom Pasuruan.(par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




