Senin, 25 Januari 2021 15:03

Pengajuan SKTM Dua Warga di Kediri Ditolak, Kantor Dinkes Didatangi Aktivis

Rabu, 24 Juni 2015 17:21 WIB
Pengajuan SKTM Dua Warga di Kediri Ditolak, Kantor Dinkes Didatangi Aktivis
Perwakilan aktivis saat dialog dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. (foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Relawan Kesehatan Indonesia (RKI) mendatangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, untuk mengklarfikasi penolakan pengajuan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Persoalan ini dipicu ketika RKI melakukan pendampingan terhadap 2 warga miskin di Kecamatan Wates. Kedua warga miskin ini adalah Musanah (50) yang didiagnosa menderita Hipertensi - Stroke dan Miskam (50) yang didiagnosa gangguan saraf.

Kondisi keduanya kini terbaring lemah di rumah tanpa ada pengobatan, karena pengajuan SKTM-nya ditolak oleh dinas Kesehatan dengan alasan ketidaksesuaian verifikasi untuk pengajuan SKTM. "Dengan penolakan ini semakin menegaskan watak Pemkab yang anti rakyat miskin," kata Daniel Ketua RKI, Rabu (24/6).

Menurutnya, saat ini Pemerinah Kabupaten Kediri belum menggunakan Tim Nasional Percepatan Penaggulan Kemiskinan (TNP2K) sebagai acuan penentuan warga miskin, karena saat ini masih banyak ketidaksesuaian verifikasi dengan acuan 11 kriteria warga yang ditentukan miskin.

“Jika masih menggunakan 11 kriteria itu tidak ada warga miskin, seharusnya pemerintah menggunakan TNP2K. Dimana kriteria di TNP2K jika penghasilan dikurangi pengeluaran kurang dari 300 ribu itu sudah dinyatakan miskin,” ungkap Daniel.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Adi Laksono ketika diklarifikasi terkait penolakan itu membantah jika pihaknya dianggap menolak pengajuan SKTM dua warga tersebut. Dia beralasan uang yang digunakan untuk melayani pasien SKTM adalah uang negara sehingga harus sesuai verifikasinya.

“Kita menggunakan APBD jadi sesuai SOP, di antaranya verifikasi untuk mengajukan SKTM harus sesuai. Kita tidak pernah menolak pasien, yang jelas persyaratannya harus lengkap. Anggaran untuk SKTM kita ada 10 Milyar dan SPM ada 3 Milyar kok,” tandasnya.

Selanjutnya setelah mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas, lima perwakilan RKI meninggalkan kantor Dinkes Kediri. Aksi mereka ini mendapat pengawalan dari Satpol PP kabupaten Kediri. (rif/rvl)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...