Jokowi bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menhan Prabowo Subianto usai meninjau pasar bululawang malang Senin , 24/7. (dok. Setpres)
MALANG,BANGSAONLINE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kelangkaan penjualan LPG 3Kg bersubsidi di sejumlah wilayah.
Menurutnya, kelangkaan ini akibat LPG yang dikhususkan bagi masyarakat miskin diperebutkan oleh banyak pihak.
BACA JUGA:
- Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Distribusi BBM dan LPG Subsidi
- Polres dan Disperindag Ungkap Kelangkaan LPG Subsidi Disebabkan Rantai Pasokan
- Polres Pasuruan Bongkar Praktik Oplos LPG Subsidi Jadi 12 Kg, Raup Untung hingga Puluhan Juta
- Bareskrim Polri Tegaskan Tindak Tegas Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi
"LPG itu, terutama yang bersubsidi ini memang diperebutkan di lapangan. Dan itu hanya untuk yang kurang mampu," kata Jokowi di Pasar Bululawang, dalam tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/7/2023).
Namun, Jokowi tak menyebut secara rinci penyebab pasti kelangkaan LPG yang terjadi saat ini.
"Jadi mengenai kelangkaan, nanti biar Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) yang jawab karena itu menyangkut Pertamina, di bawah beliau. Tanyakan," tuturnya.
Untuk diketahui, kelangkaan LPG terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Bahkan ditemukan tabung gas isi yang dijual hingga Rp30 ribu per buahnya.
Kelangkaan gas ini dikeluhkan sejumlah waga di daerah Banyuwangi, Magetan, Bengkulu Utara, Provinsi Kalimantan Timur dan Sulawesi selatan (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




