Cuaca Buruk Sebabkan Kelangkaan LPG 3Kg di Pulau Kangean Sumenep, Harga Tembus Rp50 Ribu

Cuaca Buruk Sebabkan Kelangkaan LPG 3Kg di Pulau Kangean Sumenep, Harga Tembus Rp50 Ribu Ilustrasi

SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Kelangkaan elpiji 3 kilogram terjadi di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Hal ini diakibatkan terhentinya distribusi selama hampir dua pekan karena cuaca buruk.

Camat Arjasa Aynizar Sukma mengatakan pasokan elpiji terganggu karena kapal pengangkut tidak beroperasi akibat gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Kangean.

“Sekitar dua minggu lebih kapal tidak beroperasi karena cuaca buruk sehingga suplai elpiji ke Arjasa ikut terhenti,” kata Aynizar, Selasa (27/1/2026).

Dampak dari terhentinya distribusi tersebut, stok elpiji 3 kg di tingkat pengecer hingga subagen dilaporkan kosong. 

Warga pun kesulitan memperoleh gas melon yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Aynizar menjelaskan, distribusi elpiji ke Pulau Kangean sepenuhnya bergantung pada jalur laut. Ketika pelayaran terhenti, pasokan elpiji otomatis terputus.

Menghadapi kondisi tersebut, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mempercepat penanganan kelangkaan elpiji di wilayah Arjasa.

“Kami sudah menyampaikan ke Bagian SDA Setkab Sumenep agar ada percepatan penanganan, terutama terkait distribusi elpiji ke Kangean,” ujarnya.

Ia berharap distribusi elpiji segera kembali normal seiring mulai beroperasinya kembali kapal pengangkut dalam beberapa hari terakhir, seiring membaiknya kondisi cuaca.

“Semoga minggu ini stok sudah aman lagi, karena mulai kemarin kapal sudah ada yang jalan,” kata Aynizar.

Pihak kecamatan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kelangkaan elpiji tidak berkepanjangan.

“Kami berharap ada langkah antisipasi ke depan agar saat cuaca buruk kebutuhan elpiji warga tetap terpenuhi,” pungkasnya. (van)