Penyerahan tokoh wayang oleh Wali Kota Madiun sebagai tanda akan dimulainya pagelaran. Foto: HENDRO SUHARTONO/ BANGSAONLINE
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus menyerukan kepada warganya untuk tidak membeli ataupun menjual rokok yang tanpa menggunakan cukai dengan semestinya.
Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari melakukan razia, hingga sosialisasi langsung maupun tidak langsung melalui poster-poster.
BACA JUGA:
- Dugaan Peredaran 3 Merek Rokok Ilegal di Madura Mencuat, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
- Truk Muatan Diduga Rokok Ilegal Terguling di Sampang, Sopir dan Kernet Kabur
- Dua Pelaku Penyekapan Satu Keluarga Asal Jombang di Bangkalan Diringkus, Tiga Orang Masih DPO
- Puluhan Massa Geruduk Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan, Desak Tindak Tegas Rokok Ilegal
Selain itu, Pemkot Madiun juga menggelar wayang kulit dengan lakon Gatut Kaca Winisuda untuk menyosialisasikan gempur rokok ilegal, pada Jumat (30/6/2023) malam.
Pagelaran wayang kulit kali ini menampilkan 5 dalang lokal sekaligus. Yaitu Dyah Ayu Kusumaningtyas, Danang Danardhana, Nabil Ekri, Dafa Sakrisna Prasetyo, dan Ki Aditya Krisna.
Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan pertunjukan wayang ini merupkan upaya menjunjung tinggi budaya sekaligus mengenalkan kearifan lokal yang ada. Ia berharap agenda ini juga mampu mentenarkan dalang yang ada di wilayah Kota Madiun.
"Dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun yang ke-105 dan menyambut Hari Bhayangkara yang ke-77 serta melestarikan budaya, kita adakan pagelaran wayang dengan menampilkan 5 dalang lokal," jelas Maidi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




