Senin, 18 Februari 2019 22:28

Manfaatkan Limbah Serutan Kayu, Pria Ini Sukses dengan Bisnis Jamur Tiram

Senin, 01 Juni 2015 00:31 WIB
Manfaatkan Limbah Serutan Kayu, Pria Ini Sukses dengan Bisnis Jamur Tiram
PROSPEK. Joko Pitono (27) saat menunjukan usahanya budidaya jamur tiram. Prospek bisnis itu menjajikan, omset pertahun mencapai 100 juta. Foto: Eky Nurhadi/BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com – Bagi sebagian orang, bekas serutan kayu dianggap tak bermanfaat dan biasanya dibuang begitu saja. Namun, bagi mereka yang mempunyai jiwa wirausaha limbah serutan kayu tersebut bisa digunakan untuk usaha. Seperti halnya yang dilakukan oleh Joko Pitono (27), warga Dusun Sadang, Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Ia memanfaatkan limbah serutan kayu dicampur dengan bekatul dan kalsium sebagai media tanam jamur tiram. Joko, sapaan akrabnya mengatakan, ia mulai merintis usaha pembibitan jamur tiram sejak tahun 2010 lalu. Kala itu, ia masih duduk di bangku sekolah sehingga pekerjaan yang ia lakukan sebatas sambilan. Namun, setelah mengetahui prospek yang kian menguntungkan usaha itu terus ditekuninya hingga sekarang.

"Dari bibit jamur tiram itu banyak petani jamur mengambil dari sini," ungkapnya, kemarin.

Kini, ia mampu merekayasa dan membuat bibit dengan sistem spora atau sperma jamur. Lalu, kata dia, dibenihkan ke media. Media yang dimaksud yakni tempat dimana jamur bisa makan dan berkembang. Media itu terdiri dari campuran serutan kayu, bekatul dan kalsium yang di kemas dalam plastik berukuran 1 kilogram (Kg).

Media itu, lanjut Joko, bisa ditumbuhi berbagai macam jamur, tergantung spora yang diletakkan pada media tersebut. Spora sendiri diambil dari lempeng jamur yang sedang berkembang. Dari situlah ia bisa menanam berbagai macam jamur seperti jamur kuping, tiram, lingse, dan berbagai macam jamur lainnya.

"Yang paling diminati masyarakat jamur tiram," ungkapnya.

Dengan dibantu beberapa karyawan, dalam sehari Joko mampu memproduksi 800 media siap jual. Per media bisa dipanen hingga empat kali. Untuk menghabiskan media hingga tidak bisa panen lagi biasanya butuh waktu tiga bulan. "Sehingga, bisa dipastikan per bulannya ada panen," ujarnya.

Joko mengaku, per media ia jual seharga Rp2.200. Menurutnya, harga tersebut cukup menarik minat petani jamur. Tak hanya petani lokal, petani luar daerah seperti Tuban, Lamongan, dan Gresik diakuinya sering mengambil bibit darinya.

"Selain dijual dalam bentuk barang jadi berupa kripik jamur, jamur crispy, bakso jamur bahkan es degan jamur, ada juga yang dibudidayakan dan dijual dalam bentuk jamur konsumsi untuk kebutuhan masakan," ungkapnya.

Hingga hari ini prospek penjualannya sangat bagus. Dari hasil kerja kerasnya itu, kini ia memiliki sekitar 80 petani jamur yang tersebar di berbagai daerah maupun luar Kota Bojonegoro. Per hari mampu memproduksi 800 media siap tanam. Dalam setahun, omzetnya mencapai 100 juta

“Alhamdulillah, sekarang berkat usaha jamur tiram ini saya bisa mandiri dan membuka peluang kerja,” pungkasnya. (nur)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...