Kamis, 29 Juli 2021 12:55

Ikuti Pelatihan Kewirausahaan, Disabilitas Kota Kediri Siap Jadi Pengusaha Mandiri

Selasa, 15 Juni 2021 07:08 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Ikuti Pelatihan Kewirausahaan, Disabilitas Kota Kediri Siap Jadi Pengusaha Mandiri
Salah satu peserta pelatihan kewirausahaan Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) People With Dissability (PWD), di Aula Dinas Sosial Kota Kediri, Senin (14/6). foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjadi seorang pengusaha yang sukses adalah impian bagi setiap orang, termasuk para penyandang disabilitas. Mereka, dengan semangat dan kerja keras, berusaha mewujudkannya.

Maka para penyandang disabilitas dari Kota dan Kabupaten Kediri mengikuti pelatihan kewirausahaan Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) People With Dissability (PWD), di Aula Dinas Sosial Kota Kediri, Senin (14/6).

Pelatihan Japri-PWD merupakan program dari HDWI Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan USAID. Pelatihan ini berpusat di 5 daerah, yaitu Kota Kediri, Blitar, Trenggalek, Malang, dan Surabaya.

Pelatihan yang diikuti oleh 40 penyandang disabilitas ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dilaksakan pada Senin (14/6) dan sesi kedua dilaksanakan pada hari ini, Selasa (15/6). Masing-masing sesi diikuti oleh 20 orang. Hal ini dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA : 

Tak Menyerah Meski Ada Keterbatasan Fisik, Kasiyanto Semangat Jajakan Dagangannya Hingga Luar Kota

Luar Biasa! Atlet Disabilitas Kediri Ini Penuh Prestasi, Raih 2 Medali Emas, 1 Perak

Sabet 7 Emas, NPCI Kota Kediri Juara III Peparprov Jatim 2021

70 Penyandang Disabilitas di Kediri Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Perdana Japri-PWD

Menurut Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Kediri, Munawaroh, sebagian besar penyandang sudah memiliki usaha dan di sini mereka mendapatkan pelatihan untuk mengembangkan usahanya.

"Mereka diarahkan untuk membentuk pola pikir tentang tata cara pengembangan usaha agar lebih maju dan berkembang," ujarnya.

Munawaroh menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan tentang tata cara berbisnis dengan model canvas. "Ada 9 step pada model canvas, yaitu keunggulan produk, target konsumen, strategi penjualan, hubungan dengan konsumen, sumber pendapatan, sumber utama, aktivitas utama, mitra utama dan struktur biaya," terang wanita yang juga menjabat sebagai Filed Officer (FO) Japri-PWD wilayah Kediri.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri, terutama dinas sosial. "Ini merupakan kesempatan yang berharga bagi penyandang disabilitas untuk bisa menjadi pengusaha mandiri dan berkembang," ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Kediri, Luluk Nita Kumala saat membuka pelatihan Japri.

Dukungan untuk para pengusaha disabilitas ini juga datang dari DPMPTSP Kota Kediri, terutama dalam pengurusan izin usaha. "Dukungan kegiatan disabilitas sudah beberapa kali kami lakukan. Termasuk acara pelatihan hari ini dan besok, Tim DPMPTSP Bidang Pelayanan akan bantu untuk pengurusan perizinan sampai penerbitan NIB dengan cepat dan gratis," jelas Kepala Bidang Pelayanan Terpadu DPMPTSP Kota Kediri, Ridwan Ismawan.

Rubiah, salah satu penyandang disabilitas yang memiliki usaha catering merasa senang dengan adanya pelatihan kewirausahaan ini. "Saya dibantu anak saya dalam mengelola usaha catering. Alhamdulillah selain dapat ilmu, di pelatihan ini saya juga dibantu mengurus perijinan," ujar tunanetra 48 tahun ini.

"Semoga nantinya dengan pelatihan dan ijin usaha catering saya semakin banyak pesanan dan perekonomian keluarga saya semakin baik," harap warga Kelurahan Tosaren ini. (uji)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...