Korban pengeroyokan berinisal MU saat menjalani perawatan di RSUD Soewandi. Foto: Ist.
“Benar bahwa ada korban pembacokan yang terjadi di depan sekolahan SMK Tritunggal, dan ada siswa dari sekolah lain yang terluka bacok,” katanya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Kamis (22/12/2022).
Ia mengatakan, saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Soewandi dengan luka bacokan pada bagian belakang kepala korban dengan 6 jahitan.
“Hasil keterangan korban, luka itu karena disabet oleh pisau pemecah es batu yang dilakukan oleh warga sekitar,” pungkasnya.
Sementara itu, Guru BK SMK Tri Tunggal, Onik mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya perkelahian hingga mengakibatkan korban luka, karena pada jam tersebut siswa sudah pulang sekolah.
“Kami tidak tahu bila ada keributan dan dari sekolah, namun yang kita periksa adalah satu siswa dari SMK. Bila ada suatu kejadian, maka bukan tanggung jawab kami karena di luar jam pelajaran,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (22/12/2022). (rus/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




