Sekdakab Pasuruan Yudha Widya Sasangka bersama kepala pelaksana BPBD Ridwan Haris saat acara dengan FPRB.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Widaya Sasangka serta Kepala Pelaksana BPBD Ridwan Haris mengundang FPRB (forum percepatan risiko bencana) setempat untuk membahas penanganan pasca bencana. Kegiatan itu dilaksanakan di Kedai Hutan Cempaka Dusun Gamo Prigen, Rabu (14/12/2022) kemarin.
Dalam sambutannya, Yudha meminta kepada seluruh pengurus FPRB di masing-masing kecamatan memperkuat sinergi dengan stakeholder terkait. Sehingga, penanganan pasca bencana bisa lebih cepat dan tepat guna mengurangi risiko dampak bencana.
BACA JUGA:
- Pasuruan Dikepung Banjir: Ketinggian Air Capai 1,2 Meter, Empat Kecamatan Siaga Satu
- Longsor di Bukit Kedaluh Tutup Jalur Penanjakan Bromo, Sejumlah Kendaraan Tertimbun
- Wakil Wali Kota Pasuruan Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Cuaca Ekstrem di Ngemplakrejo
- Longsor di Tutur Pasuruan Akibatkan 7 Korban, BPBD Imbau Warga Lereng Tetap Waspada
"Kami ucapkan apresiasi kepada semua pimpinan organisasi lembaga yang selama ini banyak membantu Pemkab Pasuruan dalam penanganan bencana," ujarnya.
Menurutnya, pertemuan kali ini penting, karena penanganan bencana tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Tetapi perlu dukungan dari semua pihak. Mulai pengusaha, stakeholder, serta masyarakat. Sehingga risiko bencana bisa ditekan semaksimal mungkin.
Mantan kepala DPMPTSP itu menyampaikan bahwa Pemkab Pasuruan selama ini telah melakukan sejumlah upaya dalam mengurangi risiko bencana. Di antaranya dengan memperbanyak desa tangguh bencana.
"Saat ini jumlah desa tangguh bencana lebih kurang sudah ada 18 desa/kelurahan. Ke depan jumlah ini bisa bertambah," imbuhnya
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing perwakilan FPRB kecamatan juga meminta dukungan Pemkab Pasuruan dalam rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana. Misalnya soal penanganan infrastruktur yang rusak, agar penanganannya masuk prioritas. Sebab, mereka kerap menghadapi kendala di birokasi pemerintahan yang berbelit-belit. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






