Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat memimpin pertemuan para kepala desa dan koordinator relawan vaksin merah putih di De Bei Resto dan Cafe Family, Pungging, Mojosari, Mojokerto, Jumat (19/8/2022) malam. Foto: mma/bangsaonline.com
Kini yang lolos sebagai relawan vaksin merah putih sebanyak 133 orang. Namun tugas mereka belum selesai. Pada tanggal 22 dan 23 Agustus mereka akan diberangkatkan lagi ke RS dr Soetomo dan Unair untuk diuji klinik lagi. Informasi yang didapatkan BANGSAONLINE.com, mereka harus datang hingga lima kali. Tapi untuk yang ketiga dan seterusnya hanya untuk kontrol dan monitor.
Baik Prof Cita maupun Dr Laksmi mengucapkan terima kasih kepada Kiai Asep karena sangat peduli dan membantu mengumpulkan relawan vaksin merah putih melalui para kepala desa.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si dan Prof Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan bahwa bantuan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, terhadap pencarian relawan Vaksin Merah Putih yang kini memasuki uji klinik fase-3 sangat besar. Berkat bantuan Kiai Asep, pencarian relawan yang semula sangat sulit, akhirnya mengalir seperti air.
Pernyataan dua guru besar itu disampaikan dalam acara pertemuan para kepala desa Kabupaten Mojokerto yang dikoordinasi Kiai Asep di Rumah Makan Den Bei Mojosari Mojokerto, Ahad (31/7/2022) malam.
Para kepala desa itu dikumpulkan Kiai Asep untuk dimintai tolong mencari relawan Vaksin Merah Putih di desa mereka masing-masing.Prof Cita mengaku sempat deg-degan karena saat itu target relawan Vaksin Merah Putih sebanyak 4.005 masih masih jauh dari harapan.
“Waktu datang ke Pak Kiai saya setengah putus asa, tapi setelah datang ke Pak Kiai, relawan seperti air mengalir,” kata Prof Cita Rosita yang berbicara secara virtual.
Menurut dia, seusai datang ke Kiai Asep, kinerja timnya terasa lancar. Bahkan relawan Vaksin Merah Putih tak hanya datang dari Mojokerto tapi juga Jember, Malang, dan daerah-daerah lain.
Karena itu guru besar berkulit putih itu minta Kiai Asep terus mendoakan agar Vaksin Merah Putih selesai dan sukses.
“Karena vaksin ini suci dan halal,” katanya.
Pengakuan yang sama disampaikan Prof Ni Nyoman. Guru besar berjilbab itu bahkan dalam pemaparannya tak kurang lima kali minta Kiai Asep mendoakan agar uji klinik Vaksin Merah Putih itu selesai dan sukses.
“Mohon doanya Pak Kiai,” harap Prof Nyoman berkali-kali. (MMA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




