Gubernur Khofifah saat foto bersama peserta Upacara HUT ke-77 RI di luar Grahadi. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
"Saya rasa ini bisa menjadi momen untuk saling berbagi bahagia atas bangunan nasionalisme yang luar biasa dari anak-anak. Saya rasa mereka hormat belum tentu atas instruksi orang tua tapi karena cintanya pada indonesia," kata Khofifah.
Ia pun tak lupa memberikan apresiasi kepada para orang tua yang menanamkan rasa cinta tanah air pada anak mereka, salah satunya dengan cara mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI sedari kecil.
"Terima kasih kepada para orang tua yang telah mengajak putra-putrinya untuk mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi. Mohon maaf jika tidak bisa mengikuti upacara di halaman dalam karena keterbatasan kapasitas tempat," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bagi undangan dalam foto yang dilingkari namun belum bisa hadir di Grahadi, tetap bisa mengambil souvenir yang telah disiapkan. Tak hanya itu, semua anak yang ada dalam unggahan foto instagram Gubernur Khofifah namun tidak dilingkari juga telah disiapkan souvenir untuk diambil di Gedung Negara Grahadi.
"Semua foto anak-anak yang ada di postingan Ig (Instagram) saya yang di luar tanda lingkaran juga boleh ambil souvenir di Gedung Grahadi pada hari Minggu (21/8) jam 16.30 WIB," tegas Khofifah.
Salah satu undangan yang beruntung tersebut adalah Budi Kurniawan. Dia merasa begitu bangga dan tersentuh ketika mengetahui anaknya Sandya Cahya Sentosa diundang langsung oleh sang gubernur ke Gedung Negara Grahadi.
Dengan penuh haru, ia mengatakan bahwa dahulu sang kakek merupakan salah satu Pejuang 1945. Budi ingin menunjukkan pada anaknya bahwa inilah hasil perjuangan kakek buyutnya.
Apa yang dilakukan Gubernur Khofifah, kata Budi, adalah bentuk kepedulian negara terhadap dedikasi dan perjuangan warganya.
"Dengan anak saya menerima undangan ini saya merasa bahwa negara peduli. Saya memang selalu mengajak anak-anak untuk mengikuti upacara, tujuan saya memberi tahu, ini lho Indonesia. Apalagi, eyangnya merupakan salah satu pejuang 45 dulu. Jadi saya tunjukkan, ini hasil perjuangan buyutmu," kata Budi.
"Sangat luar biasa bagi saya karena ternyata ibu gubernur sangat peduli, terimakasih ibu gubernur, jaya selalu Jawa Timur!" serunya. (dev/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




