Angka Kemiskinan di Jatim Menurun Signifikan

Angka Kemiskinan di Jatim Menurun Signifikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur kembali memperoleh capaian luar biasa di bawah nahkoda Indar Parawansa. Keberhasilan itu dibuktikan melalui penurunan angka kemiskinan tertinggi secara nasional.

Gubernur bersyukur lantaran kemiskinan di wilayahnya turun signifikan. Artinya, ikhtiar dan sinergi yang dilakukan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di tengah upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 telah berjalan efektif.

"Pencapaian ini tidak mungkin dapat diraih tanpa dukungan kuat seluruh elemen strategis se-Jatim. Maka kami sampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas setiap upaya yang telah dilakukan dalam mendukung terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jatim," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (18/7/2022).

BPS mencatat, penurunan angka kemiskinan di Jatim tertinggi selama dua periode berturut. Pada periode Maret 2021-September 2021, penurunan angka kemiskinan di Jatim mencapai 313.130 jiwa. Kemudian, pada periode Maret 2021-Maret 2022, penurunan angka kemiskinan berhasil mencapai angka 391.400 jiwa.

Dalam catatan BPS, terdapat 10 provinsi dengan penurunan angka kemiskinan tertinggi selama periode Maret 2021-Maret 2022. Antara lain Provinsi Jatim dengan penurunan kemiskinan sebanyak 391.400 jiwa, Jawa Tengah turun sebanyak 278.300 jiwa, Jawa Barat turun sebanyak 124,400 jiwa.

Tidak hanya turun signifikan, Jatim juga berhasil menjadi kontributor terbesar dalam penurunan angka kemiskinan secara nasional sebesar 28,3 persen. menyebut, penurunan kemiskinan berseiring dengan keberhasilan Jatim dalam meningkatkan status kemandirian desa dari tahun 2021 sebesar 697 Desa Mandiri menjadi 1.490 Desa Mandiri di tahun 2022, atau meningkat 113,77 persen. Peningkatan desa mandiri itu juga merupakan capaian tertinggi secara nasional.

"Dengan meningkatnya status desa menjadi mandiri, kita terus berharap akan terjadi peningkatan kesejahteraan dan penurunan kemiskinan di pedesaan. Penurunan kemiskinan di pedesaan satu tahun terakhir periode Maret 2021 - Maret 2022 mencapai 1,36% dari angka 15,05% menjadi 13,69%," kata .

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO