Bupati Blitar, Rini Syarifah meninjau progres pelurusan jalan Brongkos di Kecamatan Kesamben beberapa waktu lalu. Bupati berharap proyek ini bisa segera diselesaikan dan difungsikan.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar agenda Refleksi 2021 dan Resolusi Kinerja Pembangunan Kabupaten Blitar 2022. Dalam giat tersebut, wilayah yang dipimpin Rini Syarifah bertekad menjadi 10 besar ekonomi terbaik di Jawa Timur (Jatim).
Target itu sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar Tahun 2021-2026. Bupati yang akrab disapa Mak Rini mengungkapkan hal ini di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN) Kabupaten Blitar.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
"Kita sudah menghitung dan sangat memungkinkan untuk kita capai. Harapan tersebut harus disertai kerja keras dan kerja cepat yang diiringi cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Kita harus meningkatkan produktivitas, berorientasi pada hasil bukan proses," ujarnya, Rabu (29/12).
Agenda ini juga diikuti anggota DPRD, seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, stakeholder, pelaku bisnis utamanya pariwisata di Kabupaten Blitar yang diselenggarakan secara tatap muka dan tatap maya.

Bupati Blitar Rini Syarifah (tengah) ketika memimpin rapat kerja Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) bersama Plh Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, Jumali (kanan) dan Sekretaris Daerah Pemkab Blitar Izul Marom (ujung kanan).
Untuk mendukung cita-cita itu, lanjut Mak Rini, besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kabupaten Blitar hingga Tahun 2024 diprediksi mencapai Rp 3 triliun. Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 440 miliar, Produk Domestik Bruto (PDRB) Rp 30,35 triliun.
"Persentase Penduduk Miskin 8,94 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,52 poin," ucap wanita yang bersuamikan H Zainal Arifin ini.
Untuk mewujudkan resolusi kinerja pembangunan Kabupaten Blitar Tahun 2022, perangkat daerah diminta bersinergi, bahu-membahu dengan satu tujuan.
"Melalui resolusi kinerja, saya mengajak semua OPD, untuk memperkuat sinergitas antar perangkat daerah dalam mencapai target kinerja dengan hasil positif dengan menerapkan nilai-nilai manajemen leadership, service of excellence, dan collaboration," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




