Pemberian penghargaan dari Forkom Jurnalis Nahdliyin kepada Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan. foto: ist.
"AKBP Rofiq juga ikut menanamkan paham Islam Moderat yang Rahmatan Lil Alamin kepada anggotanya melalui pengajian rutin dengan merujuk pada kitab-kitab kuning karya sejumlah kiai besar, seperti Syekh Nawawi Al Bantany dan Hadratuss Syekh Hasyim Asy'ari," ujar kader muda NU ini.
Pria yang akrab disapa Diday itu berharap dengan adanya penghargaan ini para tokoh muda ini bisa menjadi tulang punggung paham Islam Moderat yang Rahmatan Lil Alamin ke depan.
"Ini selaras dengan program dari Polri juga untuk mengikis paham radikalisme di Indonesia," imbuhnya.
Ditemui seusai acara, AKBP Rofiq menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Forkom Jurnalis Nahdliyin. Mantan Kasatreskrim Polres Malang ini mengaku bekerja sesuai perintah pimpinan. Namun bila apa yang ia lakukan mendapat apresiasi, ia sangat menyukuri.
"Saya kira masih banyak yang pantas, tapi bila penilaian rekan-rekan Jurnalis Nahdliyin saya dianggap layak mendapat penghargaan ini, saya anggap ini sebagai amanah yang harus saya jaga," beber polisi berwajah ganteng tersebut.
Sementara soal kitab kuning yang dijadikan pembelajaran bagi anggota, Rofiq beralasan itu merupakan produk asli karya ulama nusantara.
"Di dalamnya mengajarkan tentang Islam moderat yang Rahmatan Lil Alamin," pungkas Gus Rofiq, sapaan akrabnya. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




