Kamis, 29 Juli 2021 05:28

Campaign Webinar, Kegiatan Peringati Hari Anak Nasional 2021

Kamis, 22 Juli 2021 21:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Indrayadi
Campaign Webinar, Kegiatan Peringati Hari Anak Nasional 2021
Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti saat memberikan sambutan dalam webinar.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot bersama Forum Anak (FA) Surabaya menggelar webinar "We-Fas #2 National Children's Day Campaign 2021" yang berlangsung mulai 21-23 Juli 2021. Seminar dan diskusi virtual ini, sebagai bagian upaya untuk mendukung pemenuhan dan hak-hak anak Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, webinar ini diselenggarakan untuk merayakan Hari Anak Nasional (HAN) setiap tanggal 23 Juli. Namun karena masih dalam masa pandemi, maka pada perayaan kali ini dilaksanakan secara virtual.

"Selama ini kami selalu mengadakan acara peringatan Hari Anak Nasional. Tetapi karena situasi sekarang seperti ini, maka kami tidak bisa melakukan kegiatan yang (bersifat) mengumpulkan massa," kata Antiek, Kamis (22/7/2021).

Pihaknya kemudian melakukan diskusi bersama Forum Anak Surabaya untuk menjaring masukan atau usulan terkait penyelenggaraan acara. Ternyata di luar ekspektasi, Antiek mengaku anak-anak ini sudah memiliki konsep webinar terkait penyelenggaraan perayaan HAN 2021.

BACA JUGA : 

Mulai Hari Ini, Rumah Sehat Surabaya untuk Warga Isoman Resmi Beroperasi

Ikhtiar Tangani Covid-19, Berbagai Perusahaan Kumpulkan Bantuan di Balai Kota Surabaya

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Efek Tambah RS Baru, BOR Rumah Sakit di Kota Surabaya Turun 7 Persen

“Sehingga kita berdiskusi memberikan baik keleluasaan maupun inisiatif kepada anak-anak. Ternyata di antara mereka sudah membuat konsep, menyusun program, membagi tugas di antara mereka kemudian menyampaikan kepada kami dan mereka sudah jalan,” ungkapnya.

Menurutnya, konsep seminar melalui virtual ini merupakan inisiatif sendiri dari Forum Anak Surabaya. Webinar itu ditujukan pula untuk anak-anak Surabaya. Para peserta ini terdiri dari Forum anak Surabaya, pelajar-pelajar Surabaya dan organisasi remaja Surabaya. Targetnya sekitar 120 peserta, ternyata lebih. Ada sekitar 130-140 peserta.

Webinar bertajuk We-Fas #2 National Children's Day Campaign 2021 tersebut diselenggarakan secara virtual mulai pukul 16.00-17.30 WIB.

Selama tiga hari pula webinar ini juga mengangkat 3 topik yang dibahas dalam setiap harinya. Pada hari pertama tanggal 21 Juli, webinar mengambil topik Bahaya Pergaulan Bebas Pada Remaja. Lalu, pada hari kedua tanggal 22 Juli, topik yang diangkat adalah Gaya Hidup Generasi Z. Dan terakhir tanggal 23 Juli, webinar ditutup dengan topik Bullying & Mental.

Forum Anak Surabaya juga menginisiasi sendiri para narasumber yang hadir dalam webinar tersebut. Mereka adalah Ketua beserta Wakil dari Forum Anak Nasional, Anggota Forum Anak Nasional serta Ketua Forum Anak Jawa Timur. “Jadi mereka ternyata juga menghadirkan narasumber dari anak-anak sendiri,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan Forum Anak Surabaya juga melakukan publikasi informasi kegiatan melalui akun media sosial resminya di alamat @fa_surabaya. Mereka aktif mengajak yang lain untuk berpartisipasi mengikuti campaign meningkatan kepedulian terhadap anak-anak.

Melalui webinar ini, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder yang ada di Surabaya untuk bersama-sama memberikan pemenuhan seluruh kebutuhan dan hak-anak anak. Sebab, hal ini tidak mungkin bisa terwujud apabila hanya dilakukan pemerintah saja.

Di momen peringatan HAN tahun 2021 ini, Antiek berharap, agar anak anak Surabaya ini dapat menjadi generasi penerus bangsa yang luar biasa dan terlindungi. Oleh karena itu, pemkot terus berupaya untuk mendukung dalam upaya pemenuhan dan hak-hak anak.

"Anak-anak ini kita berikan dorongan untuk mengkreatifitaskan mereka untuk kita berbagi di antara mereka. Dan, itu menjadi bagian yang bisa mendukung penciptaan Surabaya sebagai kota layak anak," tutupnya. (dra/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...