Kamis, 29 Juli 2021 05:50

Kejar Target Herd Immunity, Gubernur Jatim Dukung Institusi Bantu Percepatan Vaksinasi

Kamis, 22 Juli 2021 19:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Indrayadi
Kejar Target Herd Immunity, Gubernur Jatim Dukung Institusi Bantu Percepatan Vaksinasi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau vaksinasi di Grand City Convex.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengejar target pemberian vaksinasi Covid-19 sebanyak 300 ribu sasaran per hari. Agar bisa mencapai herd immunity pada perayaan HUT ke-76 RI, 17 Agustus mendatang.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan mendorong seluruh institusi dalam membantu percepatan vaksinasi Covid-19. Contohnya adalah vaksinasi bagi pelaku jasa keuangan dan jasa pendukung sistem pembayaran di Jawa Timur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bertempat di Grand City Convex, OJK yang didukung juga oleh Bank Jatim, serta beberapa industri jasa keuangan dan pembiayaan, menyediakan vaksinasi kepada pegawai serta masyarakat selama tiga hari sejak 22 hingga 24 Juli 2021.

"Kita sangat bergantung dari suplay vaksin yang didistribusikan untuk seluruh Kabupaten Kota di Jatim. Jadi, semangat itu harus tetap terbangun," ujarnya, Kamis (22/7).

BACA JUGA : 

Simpang Siur Info Syarat Vaksin untuk Bansos, Wagub Emil Terjun ke Lokasi Penyaluran

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Bantu Produk Tembus Pasar Internasional, Gubernur Khofifah Launching Rumah Kurasi di Kota Kediri

Khofifah Launching Rumah Kurasi di Kediri untuk Peningkatan Kualitas Ekspor Produk UMKM

Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, tidak ada vaksin yang boleh disimpan, maka seluruh vaksin yang ada diminta untuk diberikan kepada masyarakat. Bahkan di Jatim sendiri menerima dropping vaksin seminggu dua kali dari Jakarta.

"Insya Allah malam nanti akan ada dropping lagi. 506 ribu, ini komitmen Pak Menkes, kemarin pada saat rakor dengan Pak Wapres. Karena sejak tanggal 14 Januari yang lalu sampai sekarang, di Jatim selalu tertinggi dalam penggunaan dosis vaksin," tambah Khofifah.

Kepala Kantor OJK Regional IV Jatim, Bambang Mukti Riyadi mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan per hari bisa melayani 10 ribu orang. Dengan total 30 ribu selama 3 hari ke depan. Dari total 30 ribu tersebut, 30 persennya karyawan industri jasa keuangan, bank, asuransi, pembiayaan dan pasar modal.

"Sementara 70 persen dari masyarakat umum. Untuk pendaftarannya sebisa mungkin melalui aplikasi yang dikembangkan Bank Jatim dan teman-teman Unair, sehingga megurangi kontak fisik," ujar Bambang. (dra/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...