Jembatan Latek mulai dibangun oleh BBPJNN VIII. (foto: ist)
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Rusaknya Jembatan Latek yang berada di jalan nasional tepatnya di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan lantaran konstruksi jembatan keropos akhirnya dilakukan pembongkaran oleh pihak BBPJNN VIII.
Pembongkaran jembatan tersebut menggunakan alat berat agar penanganan lebih maksimal, sedangkan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan selama proses pengerjaan berlangsung, pihak kepolisian sementara waktu mengalihkan kendaraan besar dari Probolinggo menuju Surabaya melalui jalan tol.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
Rizal, Site Manager PT Nugroho Lestari selaku Pelaksana Proyek menuturkan, pelaksanaan pembangunan Jembatan Latek dilakukan pada 21 Juni kemarin dengan menggunakan alat berat, di mana jembatan lama dibongkar total dan akan dibangun jembatan baru.
"Rencananya akan dipasang boxculvert serta pengecoran, untuk waktunya diperkirakan sekitar 3 bulan," jelasnya via seluler.
Ia menambahkan, sejatinya ada 6 titik kegiatan yang akan dibenahi oleh pihak BBPJNN VIII pada tahun ini. "Jenis kegiatannya tidak sama, pemeliharaan dan pengecatan, dan untuk Jembatan Latek adalah pembangunan," pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Bangil Iptu Yudi menerangkan, dengan lamanya waktu pengerjaan tersebut, maka potensi kemacetan pun terjadi. Untuk menghindarinya, pihaknya melakukan pengalihan arus. Terutama untuk kendaraan besar, seperti bus dan truk yang hendak mengarah ke Surabaya.
"Untuk sementara kendaraan besar diarahkan melewati jalan tol supaya tidak terjadi kemacetan," ujarnya. (bib/par/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




