Kamis, 29 Juli 2021 09:02

Peringati HUT ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Bersama Forkopimda Nyekar ke Makam Para Leluhur

Kamis, 17 Juni 2021 22:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Suhartono
Peringati HUT ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Bersama Forkopimda Nyekar ke Makam Para Leluhur
Wali Kota Madiun Maidi, saat tabur bunga di salah satu makam leluhur Kota Madiun, Kamis (17/6).

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Madiun jatuh pada 21 Juni nanti. Salah satu agenda yang dilakukan pada peringatan HUT ke-103 tahun kali ini adalah ziarah kubur ke Makam Kuncen dan Makam Kuno Taman Kota Madiun, Kamis (17/6).

Wali Kota Madiun H. Maidi menuturkan, tujuan ziarah kubur adalah memberikan penghormatan kepada para pendiri Kota Madiun. Menurutnya, jasa mereka untuk Kota Madiun sangat besar karena telah mengorbankan jiwa raganya.

"Ulang tahun merupakan sebuah momentum yang lebih baik ke depan. Dengan ziarah ini kita mendoakan dan mengenang jasa para pendahulu kita yang telah mengabdikan diri bagi Kota Madiun," tegas Maidi usai melakukan ziarah makam, Kamis (17/6/2021)

Ziarah ini, menurut wali kota, tidak hanya semata-mata memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di pusara para leluhur, akan tetapi sekaligus memberi edukasi kepada generasi muda tentang patriotisme dan semangat nasionalisme yang menjadi dasar negara Indonesia.

BACA JUGA : 

Resmikan RS Lapangan, Wali Kota Madiun Berharap Tak Pernah Digunakan

Polres Madiun Kota Bersama Forkopimda Lanjutkan Bagi-bagi Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Cukupi Kebutuhan Warga Isoman, Pemkot Madiun Dirikan Dapur Umum di Lingkungan RT

Wali Kota Madiun Kembali Berangkatkan Bantuan Beras dari Bulog untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Ada dua tempat yang menjadi jujukan Wali Kota Maidi beserta Forkopimda Kota Madiun dan jajaran OPD Kota Madiun dalam ziarah. Yakni Makam Kuncen dan Makam Kuno Taman. Dua makam itu merupakan pusara para pendiri Kota Madiun.

Pertama, rombongan ziarah ke Makam Taman. Di sana tempat bersemayam sejumlah tokoh penting Madiun. Yakni, Raden Ronggo Prawirodirjo I atau Raden Ronggo Prawiro Sentiko yang menjadi Bupati Brang Wetan Gunung Lawu (1755-1784), Raden Ronggo Prawirodirjo II yang menjabat Bupati Madiun (1784-1797).

Selain itu, terdapat makam Pangeran Dipokusumo (Bupati Madiun 1810-1820), Ronggo Prawirodiningrat (Bupati Madiun 1822-1861), Raden Ronggo Ariyo Notoningrat atau Kanjeng Bagus (Bupati Madiun 1861-1869), Raden Mas Mas Tumenggung Adipati Sosronegoro (Bupati Madiun 1869-1879), Raden Mas Tumenggung Sosrodiningrat (Bupati Madiun 1879-1885), Raden Aryo Adipati Brotodiningrat (Bupati Madiun 1885-1900), Raden Tumenggung Koesnodiningrat (Bupati Madiun 1900-1929), Raden Mas Adipati Koesmen (Bupati Madiun 1929-1937), dan Raden Ronggo Koesnindar atau Pudak Sinumpet (Bupati Madiun 1937-1953).

Tujuan berikutnya makam Kuncen. Di sana juga bersemayam sejumlah tokoh Madiun. Yakni, Ki Ageng Panembahan Brubuk Ronggo Djoemeno yang menjabat Bupati Madiun era 1568 hingga 1586. Pemerintahan diteruskan Raden Ayu Retno Doemilah, putrinya, hingga 1590.

Selain itu, di Kelurahan Kuncen Kota Madiun juga disemayamkan empat tokoh yang memiliki andil besar dalam perjalanan sejarah Madiun. Yakni, Raden Mas Bagoes Petak sebagai Mangkunegoro I di Madiun (1601-1615), Pangeran Adipati Kenitren Martoloyo sebagai Mangkunegoro II di Madiun (1615-1645), Kyai Irodikromo atau Pangeran Adipati Balitar sebagai Mangkunegoro III di Madiun (1645-1677), dan Pangeran Tumenggung Balitar Tumapel sebagai Mangkunegoro IV di Madiun (1677-1703).

Wali Kota menambahkan kedua makam tersebut adalah aset wisata religi di Kota Madiun. Pemkot Madiun akan memberikan perawatan dan penataan terkait pembangunan wisata religi tersebut.

"Pemkot Madiun akan memberikan perhatian lebih untuk perawatan makam. Sehingga nantinya akan lebih rapi dan lebih tertata, dan bisa sebagai objek wisata." ungkap Maidi. (dro/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...