Rabu, 04 Agustus 2021 13:14

Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik, Pemkot Masifkan Swab Test Massal

Selasa, 15 Juni 2021 01:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Indrayadi
Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik, Pemkot Masifkan Swab Test Massal

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa angka Positivity Rate Covid-19 di Kota Surabaya naik menjadi 9 persen di tingkatan kota. Sebelum lebaran, angka Positivity Rate Covid-19 di Kota Surabaya masih di kisaran 5 persen atau dalam posisi aman. Menurutnya, kenaikan tersebut merupakan alarm dan warning buat masyarakat agar tidak lengah, serta tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan.

Karena positivity rate naik, maka Pemkot Surabaya pun bergerak cepat untuk mengantisipasinya. Salah satunya memasifkan kembali tes swab massal. Wali Kota Eri mengaku sudah sepakat dengan Satgas Covid-19 di Surabaya mulai dari Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Danrem untuk memasifkan kembali tes swab massal ini.

"Nanti tidak hanya di pasar-pasar saja, mal-mal yang juga ada kerumunan kita akan lakukan tes juga. Bahkan, semua tempat yang ada kerumunannya, termasuk di warung-warung kita akan tes. Dengan begitu, harapan kami warga bisa semakin taat prokes, sehingga Covid-19 di Surabaya bisa ditekan,” ujar Eri, Senin (14/6/2021).

Sejak beberapa waktu lalu, Pemkot Surabaya terus melakukan swab hunter di berbagai tempat, baik di pasar-pasar maupun pusat kerumunan warga. Terbaru, Satgas Covid-19 Surabaya melakukan tes swab di Pasar Atom. Di sana, Satgas Covid-19 melakukan tes di parkir lantai 5 dan juga di food court. Karyawan toko dan pemilik toko serta para pengunjung pun tak luput dari tes dadakan itu.

BACA JUGA : 

Rumah Sehat di Surabaya Bisa Diisi 3 Hingga 10 Pasien

Target Wujudkan Herd Immunity Bagi Warga Surabaya Terkendala Pasokan Vaksin

Wali Kota Eri Berikan Kaki Palsu untuk Dua Warga Difabel

Sambut HUT ke-76 RI, Wali Kota Eri Imbau Warga Kibarkan Bendera Sebulan Penuh

Di samping itu, Eri juga menyinggung penerapan jam malam di Surabaya. Menurutnya, berdasarkan keputusan bersama dengan Kapolres dan Danrem, PPKM Mikro dan juga jam malam harus tetap dijalankan. Karena itu, ia mengingatkan kepada warga Surabaya untuk terus menjaga protokol kesehatan.

“Saya minta tolong kepada teman-teman (media) untuk selalu mengingatkan dan menginformasikan supaya warga selalu menjaga prokes,” tutupnya. (dra/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...