Kamis, 29 Juli 2021 13:02

Sering Langgar Lalu Lintas di Kota Kediri, Siap-siap SIM Dicabut

Kamis, 03 Juni 2021 20:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Sering Langgar Lalu Lintas di Kota Kediri, Siap-siap SIM Dicabut
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Arpan.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bagi pengguna jalan terutama yang mengendarai sepeda motor maupun mobil di Kota Kediri, siap-siap menerima sanksi dicabut SIM-nya bila diketahui sering melanggar lalu lintas.

Diketahui, meski sudah ada sanksi berupa denda tilang, namun pelanggaran aturan lalu lintas masih tetap tinggi. Padahal berbagai cara sudah dilakukan petugas kepolisian untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Arpan mengatakan bahwa Polri telah mengeluarkan aturan baru terkait Surat Izin Mengemudi (SIM). Yaitu mengenai pencabutan SIM oleh petugas kepolisian apabila para pengendara kendaraan ini berulang kali melakukan pelanggaran lalu lintas.

Aturan yang bisa mencabut SIM bagi pelanggar aturan lalu lintas tersebut, lanjut Arpan, tertuang dalam Peraturan Kepolisian nomor 5 tahun 2021. Setiap pemegang SIM yang terbukti melanggar berbagai macam aturan lalu lintas bakal dikenakan sanksi pencabutan SIM

BACA JUGA : 

Masa Berlaku SIM Habis Saat PPKM, Masyarakat Tuban Masih Bisa Urus Perpanjangan

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Baliho Puan Maharani Mulai Tampak di Kediri

“Polri diberikan wewenang untuk memberi poin atau tanda atau data pelanggaran terhadap SIM milik pengemudi, yang melakukan pelanggaran maupun menyebabkan kecelakaan,” kata Arpan kepada wartawan, Kamis (3/5).

Menurut Arpan, pemberian poin untuk pelanggaran lalu lintas ada tiga, yakni satu poin, tiga poin dan lima poin. Jumlah poin tersebut disesuaikan dengan seberapa berat aturan yang dilanggar. Seperti, apabila melanggar tidak menggunakan helm maka akan dikenakan 1 poin.

Jenis pelanggaran lalu lintas yang akan mendapatkan poin di SIM, mulai dari tidak membawa SIM, berkendara sambil minum-minuman keras, kendaraan tidak memenuhi syarat teknis, parkir sembarangan, hingga melanggar rambu lalu lintas.

"Sementara itu, poin untuk kecelakaan lalu lintas angkanya lebih besar, yaitu 5 poin, 10 poin, dan 12 poin. Nantinya, angka tersebut akan diakumulasi untuk menentukan sanksi yang bakal diberikan," terangnya.

Ditambahkan oleh Arpan, poin diberikan saat terjadi kecelakaan apabila karena kelalaian menyebabkan korban luka berat atau meninggal dunia. Selain itu, apakah kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan atau barang, sampai kasus tabrak lari.

“Jika akumulasi mencapai 12 poin, maka SIM disita dan pemilik harus mengikuti proses pembuatan dari awal. Sedangkan jika mencapai 18 poin, maka SIM ditahan dan pemilik tidak diizinkan membuat baru hingga waktu yang ditentukan oleh pengadilan,” tegasnya. (uji/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...