Kamis, 05 Agustus 2021 00:01

Bermain Gunting, Bocah 5 Tahun di Blitar Tewas Tersengat Listrik

Senin, 31 Mei 2021 18:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Bermain Gunting, Bocah 5 Tahun di Blitar Tewas Tersengat Listrik
Rumah duka tampak dipasangi garis polisi.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bocah perempuan berusia 5 tahun asal Desa Darungan, Kecamatan Kademangan tewas tersengat listrik. Kejadian nahas yang menimpa korban tersebut terjadi di dapur rumahnya, Senin (31/5/2021).

Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi mengatakan, bocah malang tesebut berinisial A. Sekitar pukul 12.00 WIB, saksi Mariono yang sedang memasang kunci pintu berada di dapur bersama korban dan orang tuanya. Kemudian korban dan orang tuanya pergi ke ruang depan untuk tidur siang. 

Setelah selesai memasang kunci pintu, Mariono melihat korban sudah telentang di ruang tengah. Korban terlihat tidak bergerak. Kemudian saksi berteriak keras sehingga orang tua korban terbangun.

"Pada saat saksi berteriak, kemudian orang tua korban yang sedang tidur terbangun langsung membopong korban. Saksi kemudian melepas kabel yang tersambung dengan stop kontak. Teriakan saksi juga membuat para tetangga korban berdatangan," ujar Imam.

BACA JUGA : 

Meninggal di Dalam Mobil Karena Tak Dapat Rumah Sakit, Jenazah Pria Ini Juga Sempat Ditolak Warga

Siap Digunakan Pekan Depan, Pemkot Blitar Berharap RS Lapangan GOR Soekarno-Hatta Tak Terpakai

Antisipasi Skenario Terburuk Lonjakan Covid-19 di Kota Blitar, Rumis PGSD Terus Dipersiapkan

Asrama Mahasiswa PGSD Universitas Negeri Malang di Kota Blitar akan Dijadikan Rumah Isolasi Terpusat

Korban kemudian dibawa ke UGD Puskesmas. Pada saat dilakukan pemeriksaan di Puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Diduga korban tersengat listrik karena bermain gunting untuk memotong kabel yang ada di lantai. Kabel tersebut masih tersambung ke stop kontak sehingga menyebabkan korban tersengat listrik.

"Korban memainkan gunting untuk memotong kabel yang masih tersambung ke stop kontak. Saat diperiksa ditemukan luka di jari jempol dan telunjuk tangan kanan ada luka gosong dan lecet," pungkasnya. (ina/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...