Rabu, 28 Juli 2021 20:43

Setelah Rumahnya Dipugar, Kini Anak-Anak Mbah Punidin Bisa Tersenyum Bahagia

Rabu, 26 Mei 2021 15:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Setelah Rumahnya Dipugar, Kini Anak-Anak Mbah Punidin Bisa Tersenyum Bahagia
Perwakilan Divisi Peduli WWN Tomma R. Buana (pegang amplop) bersama Tim Lintas Komunitas, Perangkat Desa Kalipang, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas di depan dua rumah Mbah Punidin (Alm) yang selesai dibedah. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Rumah Mbah Punidin (Alm), warga Dusun Krampyang, Desa Kalipang Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, sudah selesai dipugar oleh Tim Divisi Peduli dari Komunitas Facebook Wong-wong Ngadiluwih (WWN) dan Lintas Komunitas.

Kini rumah itu sudah layak untuk dihuni dan anak-anak Mbah Punidin pun bisa tersenyum bahagia.

Rabu (26/5) pagi tadi, Divisi Peduli WWN secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada Yahman (40), anak lelaki Mbah Punidin, mewakili dua saudara perempuannya.

Hadir dalam acara penyerahan kunci itu antara lain Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kalipang, Perangkat Desa Kalipang, dan perwakilan lintas komunitas.

BACA JUGA : 

Peduli Warga Isoman, Relawan Penyintas Covid-19 Kediri Bagikan Ratusan Nasi Kotak

Tak Menyerah Meski Ada Keterbatasan Fisik, Kasiyanto Semangat Jajakan Dagangannya Hingga Luar Kota

Gusdurian Mojokutho Kolaborasi dengan KOPI, Bagikan Sayuran ke Warga Gadungan yang Sedang Isoman

RGR dan Bang Mantri Bersinergi Gelar Aksi Bedah Rumah

Tomma R. Buana, Perwakilan dari Divisi Peduli WWN, mengucapkan terima kasih kepada para donatur hebat yang telah peduli dengan kondisi rumah Mbah Punidin, sehingga aksi bedah rumah ini berjalan dengan baik.

"Kami telah membedah 2 buah rumah milik keluarga Alm. Mbah Punidin dengan menghabiskan biaya kurang lebih Rp. 20 juta. Ini masih ada sisa uang dari donatur, rencananya akan kami belikan hewan ternak kambing," kata Tomma, Rabu (26/5).

Arif Witanto, perwakilan lintas komunitas yang turut hadir dalam penyerahan kunci rumah Mbah Punidin mangatakan, bahwa aksi bedah rumah ini bisa terlaksana berkat sinergi antar komunitas, perangkat desa, dan aparat keamanan.

"Kami mewakili kawan-kawan dari lintas komunitas juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur hebat," kata Arif yang juga Ketua Dewan Kesehatan Jawa Timur itu.

Diberitakan sebelumnya, Mbah Punidin adalah warga yang hidup dalam kekurangan. Mbah Punidin sendiri baru saja meninggal, pada 19 Mei 2021 lalu. Sedangkan tiga anak Mbah Punidin semuanya mengalami keterbelakangan mental sejak kecil.

Sebelum dibedah, kondisi rumah Mbah Punidin, sangat memprihatikan, tidak ada tempat tidur. Selama ini keluarga Mbah Punidin tidur di bawah atau lantai yang masih berupa tanah tanpa kasur.

Mbah Punidin sangat miskin. Bahkan saking miskinnya, untuk pakaian pun sangat minim/terbatas. Sehingga mereka jarang ganti pakaian.

Begitu juga keadaan dalam rumahnya, tidak ada satu pun barang berharga. Selain itu, juga tidak ada kamar mandi, hanya ada MCK di tempat terbuka.

Kini, setelah dibedah, rumah Mbah Punidin cukup layak ditempati. Semua itu berkat donasi dari para donatur hebat yang menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu perbaikan rumah Mbah Punidin. (uji/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...