Kamis, 29 Juli 2021 08:27

Klarifikasi di Mapolres Probolinggo, Gus Aka: Bukan Penyerangan, Tapi Pelemparan Nasi

Jumat, 21 Mei 2021 17:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Andi Sirajudin
Klarifikasi di Mapolres Probolinggo, Gus Aka: Bukan Penyerangan, Tapi Pelemparan Nasi
Nun Aka dan Nun Alex saat memberikan pernyataan atau klarifikasi di Mapolres Probolinggo.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Kasus penyerangan yang dilakukan M. Hasanuddin terhadap Ahsan Qomarus Zaman (32) yang juga salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo memang tak bisa dilanjutkan.

Hal itu karena M. Hasanuddin (28) warga Dusun Sumbersukun, Desa Brabe, Maron sebagai terduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Otomatis, saat ini kasus itu dihentikan.

Menanggapi penyerangan tersebtu, Ahsan Qomarus Zaman atau kerap disapa Gus Aka memberikan klarifikasi. Pria yang juga cucu Raja Dangdut H. Rhoma Irama ini menegaskan, klarifikasi ini penting  karena banyak pemberitaan atau informasi yang beredar yang menurutnya keliru.

Ia mengakui, dalam berbagai video yang beredar di luaran, sepintas bentuk penyerangan berupa piring yang dilempar.

BACA JUGA : 

Wali Kota Probolinggo Apresiasi Bantuan Batman untuk Warga Isoman

Pabrik Kayu di Probolinggo Ludes Terbakar, Kerugian hingga Miliaran Rupiah

PPKM Darurat, Pemkot Probolinggo Beri Bantuan Stimulus Rp 200 Ribu untuk PKL Pasar Tugu

PPKM Darurat, Polres Probolinggo Kota Salurkan 50 Ton Beras untuk Warga Terdampak

"Di situ bukan piring. Tapi, nasi yang dilemparkan ke kami dan kemudian kami tangkis dan piringnya dilempar ke sebelah. Jadi, yang dilempar itu nasi, bukan piring maupun gelas. Di media sosial bermacam-macam apa yang diberitakan," ujar Gus Aka memberikan klarifikasi saat rilis di Mapolres Probolinggo.

Salah satu putra pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong ini mengatakan, secara pribadi telah memaafkan perbuatan pelaku penyerangan.

"Alhamdulillah, kami memaafkan dan pelaku saat ini diketahui mengalami gangguan jiwa dan kepolisian sendiri akan mengantarkan berobat ke Rumah Sakit Lawang, dan semoga setelah itu diberikan kesembuhan," terangnya.

Gus Aka juga berharap kasus serupa tidak ada lagi di Kabupaten Probolinggo.

Sementara, salah satu pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong yang lain, Hassan Ahsan Malik atau Gus Alex meminta agar pelaku tidak lagi bermain-main atau berkunjung ke Ponpes Zainul Hasan Genggong.

"Kami berharap pelaku tidak lagi masuk ke Ponpes Zainul Hasan. Karena, pelaku ini, sesuai kabar, pelaku ini setiap malam pergi ke Pondok Genggong dan kami untuk selanjutnya melarang masuk ke pondok lagi. Kami khawatir terjadi apa-apa dengan beliaunya atau pelakunya kalau kembali ke sana," tegasnya.

"Alhamdulillah, adik kami sudah menerima dan memberi maaf pelaku dengan bertemu keluarganya di mapolres. Kami juga mengimbau kepada netizen agar mencabut berita-beritanya, takut tidak sesuai dengan kenyataannya," ujarnya.

Gus Alex juga mengaku berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah mengawal kasus ini. "Kami pasrahkan dan kami percaya hukum di negara kita ini memang betul-betul bisa melayani dan mengayomi," imbuhnya. (ndi/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...