Selasa, 15 Juni 2021 04:43

Puluhan Santri Ponpes Ash Shomadiyah Tuban Gelar Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402

Senin, 26 April 2021 19:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Puluhan Santri Ponpes Ash Shomadiyah Tuban Gelar Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402
Puluhan Santri Pondok Pesantren Ash Shomadiyah Tuban melaksanakan Salat Ghaib.

TUBAN, BANGSAONLINE.com – Puluhan Santri Pondok Pesantren Ash Shomadiyah Tuban melaksanakan Salat Ghaib untuk 53 personel Kapal Republik Indonesia (KRI) Nanggala-402 yang telah dinyatakan gugur, Senin (26/4/2021).

Selain itu, para santri juga mengirimkan doa bagi para korban, agar mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan serta kesabaran atas musibah yang terjadi.

Pengasuh Ponpes Ash Shomadiyah Tuban, Riza Shalihuddin Habibi menuturkan, kegiatan salat gaib ini sebagai wujud belasungkawa kepada para korban, dan mendoakan agar semua dosa mereka diampuni. Selain itu, santri juga mendoakan agar pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah. 

“Kita mengajak santri untuk berempati dan berbelasungkawa atas kejadian ini,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Riza ini.

BACA JUGA : 

Wali Kota Kediri Siapkan Pekerjaan bagi Istri Salah Satu Pahlawan KRI Nanggala-402

Banjir Air Mata Warnai Penyerahan Dokumen Adminduk bagi Keluarga Patriot KRI Nanggala-402

Kapolrestabes Surabaya Anjangsana ke Rumah Duka Kopda Dirgantara Nugroho Putranto

​11 Kapolres di Jatim Peduli Keluarga Korban KRI Nanggala 402

Gus Riza juga meminta kepada Presiden Joko Widodo, untuk segera memberikan gelar pahlawan kepada 53 awak KRI Nanggala 402 karena telah mengorbankan jiwa dan raganya demi menjaga kedaulatan perairan NKRI ini. “Semoga segera diwujudkan pak presiden,” harapnya.

Sebatas diketahui, KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak sesaat setelah komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo, Rabu (21/4/2021) dini hari di perairan utara Pulau Bali.

Pencarian dilakukan selama empat hari. Dengan menggunakan sejumlah kapal milik TNI, Polri, dan Basarnas. Juga bantuan dari kapal Negara tentangga seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan Amerika.

Pencarian membuahkan hasil dengan ditemukannya sejumlah benda yang merupakan bagian dari KRI Nanggala-402. Barang-barang yang ditemukan yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye pelumas periskop kapal selam.

Kondisi saat ditemukan, KRI Nanggala 402 tenggelam di peraian Laut Utara Bali pada kedalaman 838 meter dan terbelah menjadi tiga bagian. (gun/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...