Kamis, 24 Juni 2021 19:59

Temui Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Bacakades Patenteng Minta P2KD Diambil Alih Pemkab Bangkalan

Kamis, 15 April 2021 20:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
Temui Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Bacakades Patenteng Minta P2KD Diambil Alih Pemkab Bangkalan
Moh. Taufik, Kuasa Hukum Soroto - Bacakades Patenteng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONELINE.com - Penetapan Calon Kepala Desa (Cakades) Patenteng, Kecamata Modung pada Selasa (13/4/2021) lalu dipertanyakan Moh. Taufik, Kuasa Hukum Bacakades Soroto. Taufik menduga ada kejanggalan dalam penetapan cakades, yang berdampak kliennya tidak lolos bursa cakades.

Menyikapi hal ini, Taufik meminta Bupati Bangkalan melalui Tim Fasilitator Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) Kabupaten Bangkalan agar mengambil alih Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).

"Kami minta bupati dapat mengambil alih proses untuk melakukan diskresi, diulang, buka secara transparan," jelasnya saat audiensi dengan TFPKD yang dihadiri Muspika Modung dan P2KD Patengteng di Aula pendopo Pemkab Bangkalan, Kamis (15/4/2021).

Ia menjelaskan beberapa kejanggalan yang menjadi temuan pihaknya, salah satunya ada bacakades yang administrasinya bermasalah namun diloloskan. Seperti tempat lahir berbeda antara di akta kelahiran dan di ijazah. "Dan bahkan ada nilai bobot melebihi incumbent," tegasnya.

BACA JUGA : 

Pengetatan 8 Desa, Pemprov Jatim Bersama TNI, Polri, dan Pemkab Bangkalan Dirikan Posko PPKM Mikro

Mulai Senin Besok, Lewat Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal Wajib Tunjukkan SIKM

Posko Penyekatan di Surabaya Sifatnya Membantu Pemkab Bangkalan

221 Meninggal, di Bangkalan Ditemukan Mutasi Varian Delta India, Forkopimda Bertindak Cepat

Sementara H. Ali Mas'ud, Ketua P2KD Patenteng menjelaskan bahwa proses atau tahapan pendaftaran Calon Kepala Desa Patenteng sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan transparan. "Setiap tahapan dilakukan pemberitahuan atau diumumkan kepada masyarakat. Tidak benar kalau tidak transparan," tegasnya. 

Dikonfirmasi terkait adanya perbedaan tempat lahir salah satu bacakades, ia menganggap sudah tidak ada masalah karena saat itu tidak ada sanggahan. "Saat pengesahan berkas sudah saya umumkan, bahkan selama tiga hari tidak ada sanggahan dari tanggal 25-29 Maret lalu," ucapnya.

Sementara Ahmad Ahadiyan Hamid, Ketua TFPKD berjanji akan melakukan musyawarah dengan tim fasilitator terkait adanya perbedaan dokumen salah satu bacakades. Nanti, kata dia, hasil musyawarah akan direkomendasikan kepada bupati.

"Setiap manusia bisa saja keliru. Namun, dari P2KD mengakui sempat tidak memverifikasi terkait dokumen terkait tempat kelahiran," jelasnya kepada media. (uzi/ian)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...