Senin, 19 April 2021 16:35

Puluhan Wartawan Kediri Divaksin Covid-19

Selasa, 02 Maret 2021 12:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Puluhan Wartawan Kediri Divaksin Covid-19
Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Apip Permana saat disuntik vaksin Covid-19. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak dan elektronik yang selama ini menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan Pemkot Kediri, menjalani vaksinasi Covid-19, di Balai Kota Kediri, Selasa (2/3).

Penyuntikan vaksin bagi awak media tersebut dilakukan oleh petugas vaksinator dari Puskesmas Balowerti dan Puskesmas Kota Wilayah Utara. Selain awak media, agenda vaksinasi tersebut juga diikuti oleh para ASN di lingkungan Pemkot Kediri, termasuk Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri Apip Permana.

Seperti proses vaksinasi pada tahap 1, para peserta vaksinasi harus melalui beberapa meja, seperti meja pendaftaran dan meja screening. Setelah dinyatakan bisa divaksin, maka peserta menuju ke tempat dilakukan vaksin.

Usai mendapat suntikan vaksin, peserta menuju meja observasi dan harus menunggu 30 menit untuk memastikan tidak ada keluhan setelah divaksin. Setelah observasi 30 menit dan dinyatakan aman, peserta diperbolehkan meninggalkan tempat.

BACA JUGA : 

Operasi Non Yustisi, Satpol PP Kota Kediri dan Tim Gabungan, Dapati 33 Orang Tak Bermasker

Pastikan Layak Makan, Pemkot Kediri Gelar Sidak Takjil di Pusat Keramaian

Mulai Hari Ini, Pemkot Kediri Izinkan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Polres Kediri Kota Buka Celengan Ramadhan

Apip Permana mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk wartawan dilakukan serentak dengan pekerja publik lain, seperti dengan ASN/TNI/Polri, dan tenaga kesehatan lain yang belum divaksin pada tahap pertama.

Apip mengaku tidak merasakan apa-apa saat menerima suntikan vaksin. Begitu pun setelah disuntik, dirinya tidak merasa ada sesuatu yang patut dikhawatirkan. "Kalau digambarkan, mungkin lebih sakit digigit semut kecil," katanya.

Dalam kesempatan ini, Apip juga membantah beredarnya berita hoax beberapa waktu lalu, yang menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan wajah bengkak, pusing, dan efek lainnya. "Berita hoax itu jelas tidak benar," kata Apip usai menerima vaksin, Selasa (2/3).

Namun untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka Apip mengimbau semua penerima vaksin menghindari pola hidup tidak sehat jauh hari sebelum divaksin. Seperti tidak begadang, merokok yang bisa membuat tensi darah tinggi, sehingga berpotensi gagal divaksin. (uji/rev)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...