Hadiri Tahlil di Ponpes Salafiyyah, Wali Kota Kediri Tegaskan Peran Pesantren dalam Bangun Karakter

Hadiri Tahlil di Ponpes Salafiyyah, Wali Kota Kediri Tegaskan Peran Pesantren dalam Bangun Karakter Wali Kota Kediri saat menerima cinderamata dari Pengasuh Ponpes Salafiyyah, KH.Abu Bakar Abdul Jalil. (Ist)

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menghadiri Tahlil Bersama dalam rangka Haflatuttasyakkur Li-Ikhtitamidduruus Madrasah Raudlatul Mubtadi-ien Pondok Pesantren Salafiyyah, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri menerima cinderamata dari Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah, KH Abu Bakar Abdul Jalil.

"Atas nama Pemerintah Kota Kediri saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah yang dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan keteladanan telah mendidik serta membimbing para santri. Perjuangan panjenengan semua adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, karena melahirkan generasi penerus yang berilmu, berakhlak, dan beriman," kata Vinanda.

Ia menyampaikan, Kota Kediri sejak lama dikenal sebagai kota santri yang menjadi rujukan dalam menimba ilmu agama.

Hal tersebut tidak lepas dari peran Pondok Pesantren Salafiyyah yang konsisten menjaga tradisi keilmuan Islam, adab, dan akhlakul karimah.

Keberadaan Madrasah Raudlatul Mubtadi-ien dan Pondok Pesantren Salafiyyah disebut menjadi bagian penting dari identitas serta kekuatan Kota Kediri.

Pemerintah Kota Kediri meyakini pembangunan manusia tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga kualitas iman, ilmu, dan akhlak.

Vinanda menegaskan kontribusi pesantren dan madrasah berperan besar dalam peningkatan indeks pembangunan manusia di Kota Kediri.

Peran tersebut terutama pada dimensi pendidikan, pembentukan karakter, dan kehidupan sosial yang religius.

"Ilmu yang diajarkan di pesantren tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menata hati dan membentuk kepribadian. Inilah fondasi penting bagi lahirnya masyarakat yang beradab, rukun, dan berdaya saing," ungkapnya.

Dirinya berharap Madrasah Raudlatul Mubtadi-ien dan Pondok Pesantren Salafiyyah semakin berkembang dan terus dipercaya masyarakat.

Vinanda juga berharap lembaga pendidikan tersebut terus melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dia menyampaikan, dari pesantren-pesantren di Kota Kediri diharapkan lahir generasi yang kelak menjadi ulama, pendidik, pemimpin, dan penggerak kebaikan.

Generasi tersebut diharapkan membawa kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan daerah.

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara ini. Semoga seluruh amal ibadah dan doa yang kita panjatkan diterima Allah," tandasnya. (uji/van)