Rabu, 21 April 2021 06:27

Pencuri dan Penadah Pakan Udang Senilai Rp 2 Miliar di Banyuwangi Ditangkap, Begini Modusnya

Jumat, 19 Februari 2021 17:40 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
Pencuri dan Penadah Pakan Udang Senilai Rp 2 Miliar di Banyuwangi Ditangkap, Begini Modusnya
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., menunjukkan tersangka dan barang bukti. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polisi Banyuwangi menangkap lima pelaku pencurian dan penadah pakan udang di sebuah tambak milik CV Sumberberas yang berada di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Empat dari lima pelaku tersebut merupakan karyawan tambak udang itu sendiri, yakni AR (45), SN (43), SM (55), dan MIN (25). Sedangkan pelaku KT (55) adalah penadah yang merupakan petani tambak udang lokal setempat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., mengatakan bahwa kasus pencurian pakan udang ini terdapat dua kasus yang dilakukan mulai Desember 2019-Desember 2020. "Estimasi kerugian berdasarkan laporan sebesar Rp2 miliar," kata Kapolresta Banyuwangi kepada wartawan saat press conference di halaman Mapolresta Banyuwangi, Jumat (19/2/2021).

Dalam dua kasus pencurian pakan udang tersebut, kata Kapolresta Banyuwangi, pelaku AR selalu terlibat di dalamnya. Diduga dia otak kasus pencurian tersebut karena mengajak teman-temannya yang berbeda.

BACA JUGA : 

Teka-Teki Uang Rp500 Juta dan 3 Tahanan Narkoba Polresta Banyuwangi yang Keluar Sel Dikawal Perwira

Sukses Bekuk Oknum Saat Pesta Narkoba, Tim Tipidsus Polresta Banyuwangi Dapat Penghargaan

Investasi Bodong di Banyuwangi, Polisi Periksa Terlapor Wanita Cantik

Korban Investasi Bodong di Banyuwangi Terus Bertambah

Dia menjelaskan, kasus yang pertama melibatkan pelaku AR dan SN pada periode Desember 2019-Juni 2020. Mereka berdua ini bekerja sama mencuri pakan udang yang dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari atau saat tambak sepi.

"Salah satu pelaku yang kebetulan seorang teknisi mengetahui penyimpanan dari kunci gudang, lalu pelaku mengambil pakan-pakan udang yang tersimpan di dalam gudang dan membawanya, lalu melemparkan pakan-pakan tersebut melalui pagar setinggi 2 meter," jelasnya.

Kemudian, lanjut Kombes Pol. Arman, pelaku ini menghubungi pembeli, yakni KT dan menjual pakan udang tersebut dengan harga Rp175.000 per karung dari harga normal Rp300 ribuan. "Setiap kali melakukan pencurian, pelaku selalu mengambil pakan sejumlah 8 karung pakan udang," terangnya.

Adapun untuk kasus yang kedua, imbuh Kombes Pol. Arman, dilakukan pada periode Juli-Desember 2020, melibatkan pelaku AR, SM, dan MIN. Modusnya, pakan udang yang ada di gudang diangkut dengan pikap. "Pelaku AR menyuruh SM dan MIN mengangkut sisa pakan udang ke rumahnya dengan mengiming-iming keduanya upah. Kemudian pakan udang tersebut dijualnya ke penadah," ujarnya.

Atas kasus tersebut, pelaku AR , SN, SM, dan MIN dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-4e tentang pencurian dengan pemberatan, sedangkan pelaku KT dijerat Pasal 480 ke-1e tentang penadahan. (guh/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi mistri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfungs...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...