Selasa, 20 April 2021 03:55

Diduga Korupsi DD, Kades Dooro Cerme Ditahan Kejari Gresik

Kamis, 11 Februari 2021 19:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Diduga Korupsi DD, Kades Dooro Cerme Ditahan Kejari Gresik
Jaksa saat menggiring Kades Dooro, Kecamatan Cerme ke Lapas Banjarsari. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan Kepala Desa (Kades) Dooro, Kecamatan Cerme Mat Ja'i bersamaan dengan penetapan tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP), Kamis (11/2/2021).

Sebelum ditahan, Kades Mat Ja'i mendatangi panggilan Kejari Gresik bersama Bendahara Desa sekitar pukul 09.00 WIB. Keduanya baru keluar dari ruangan pemeriksaan tepat pukul 15.00 WIB.

Namun saat keluar ruang penyidik, Mat Ja'i telah memakai rompi tahanan warna merah. Mat Ja'i keluar dikawal 2 jaksa menuju mobil tahanan untuk dikirim ke Rutan Kelas II Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Sebelum ditahan, Kejari minta bantuan petugas Dinas Kesehatan Gresik melakukan tes rapid antigen kepada tersangka.

BACA JUGA : 

KPK Belum Tentukan Tersangka Kasus Korupsi PDAM Gresik, Tunggu Jumat Keramat?

Selain PDAM, Sejumlah Anggota DPRD Gresik Periode 2009-2014 dan 2014-2019 Diduga Masuk Radar KPK

KPK Dalami Dugaan Luberan Uang Kerja Sama ke Parpol, Begini Tanggapan Dirut PDAM Gresik

Usai Dipanggil KPK, Mantan Dirut PDAM Gresik Muhammad, Susah Dihubungi

Mat Ja'i diduga korupsi anggaran Dana Desa dan DBHP pada tahun 2016 sampai 2017, dengan kerugian negara mencapai Rp 253 juta lebih. 

"Kejaksaan Negeri Gresik telah menetapkan Kades Dooro, Mat Ja'i sebagai tersangka. Selanjutnya kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan di Lapas Kelas II Banjarsari Gresik selama 20 hari ke depan," ujar Kasi Intelijen Kejari Gresik, Dimaz Atmadi Anandiansyah kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/2/2021).

"Kades Dooro yang masih aktif diduga telah melakukan penyelewengan anggaran desa tahun 2016-2017. Kemudian, ketentuan pasal 21 ayat 1 (KUHP) dengan pertimbangan subjektif, maka selanjutnya tim pidsus melakukan penahanan," timpal Kasi Pidsus Kejari Gresik, Dymas Adji Wibowo.

Menurut Dymas, tim pidsus mulai fokus penyelidikan pada bulan Maret 2020 lalu, terkait proyek pembuatan waduk dan filterisasi air bersih yang menggunakan anggaran dana desa sebesar Rp 200 juta lebih.

Dalam mengungkap kasus tersebut, lanjut Dymas, Penyidik Pidsus Kejari Gresik telah memeriksa dua saksi, yakni Kasi Pemerintahan Desa dan Kasi Kesra. Kejari Gresik juga dibantu ahli dari Inspektorat dan DPUTR Gresik dalam melakukan pengukuran waduk dan kedalaman air, guna mencari potensi kerugian negara dari proses pengerjaan waduk.

Sekadar diketahui, Kades Dooro Mat Ja'i telah mengembalikan uang yang telah dihitung sebagai potensi kerugian negara pada tingkat penyelidikan sebesar Rp 210 juta. Meski demikian, hal itu tidak merubah proses hukum yang berjalan. (hud/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...