Rabu, 21 April 2021 06:11

​Ada Upaya Kudeta, Demokrat Jatim Yakin Partai Makin Solid

Rabu, 03 Februari 2021 21:05 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
​Ada Upaya Kudeta, Demokrat Jatim Yakin Partai Makin Solid
Ketua OKK DPD Partai Demokrat Jatim Agus Dono Wibawanto. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kader (OKK) DPD Partai Demokrat Jatim Agus Dono Wibawanto menegaskan bahwa kader di akar rumput selalu taat dan loyal terhadap Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut dia, manuver atau gerakan kudeta itu tidak akan mempengaruhi partai, dan justru sebaliknya akan membuat Demokrat semakin solid.

"Kami selalu tegak lurus terhadap keputusan partai. Insya Allah kita selalu taat dan patuh, semoga Ketum (Ketua Umum) Mas AHY selalu sehat dan bahagia," katanya, Rabu (3/2/2021).

Dia memastikan, kader di bawah akan menjunjung tinggi kehormatan partai. Menurut dia, terpilihnya AHY sebagai ketum dalam Kongres Demokrat tersebut sudah tidak bisa diganggu gugat dan sah secara hukum. Karena itu, dia menduga pihak-pihak yang akan melakukan kudeta hanya mengedepankan kepentingan sesaat saja.

BACA JUGA : 

Hari Kartini, Anik Maslachah Sebut Peran Penting Kartini di Era Pandemi

Diskriminatif ke NU, Pimpinan DPRD Jatim Minta Kamus Sejarah Indonesia Terbitan Kemendikbud Ditarik

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Fraksi Gerindra Kirim 1.000 Sak Semen dan Pasir 20 Truk ke Korban Gempa Malang

"Secara pribadi saya sudah bergabung di Partai Demokrat sejak partai berdiri. Artinya, sejarah partai kita tahu semua bahwa loyalitas dan kehormatan partai selalu dijunjung sama semua kader partai. Keputusan tertinggi partai dalam kongres selalu dijadikan pedoman berperilaku dan bertindak,  AD/ART partai selalu menjadi pegangan semua kader. Jadi tidak sepatutnya siapa pun yang mau mengobok-obok partai apalagi untuk kepentingan sesaat dan perorangan," tambah Kader Senior Partai Demokrat itu.

Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya itu meyakini bahwa partainya akan semakin besar dan kuat, sehingga akan berjaya dalam Pemilihan Legislatif 2024 mendatang. Dia mengajak semua kader Demokrat bersatu dan kompak untuk menjaga marwah partai dan membentengi dari rongrongan pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami sudah mengalami kejadian luar biasa, jadi ketaatan dan keteguhan kami terhadap pemimpin partai yang sah dan legitimasi menjadi pedoman kami semua, partai kami akan semakin kuat dan berkembang, sebab kami gak pernah ganggu partai lain," tandas pria yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu.

"Kami selalu taat aturan dan hukum yang berlaku di bumi pertiwi ini. kami sangat percaya Ketum Partai Demokrat adalah pemimpin masa depan partai kami dan Insya Allah pemimpin masa depan Indonesia yang selalu mencintai dan dicintai rakyat Indonesia," imbuhnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) Baihaki Sirajt menilai pernyataan terbuka yang disampaikan oleh AHY tentang adanya usaha kudeta yang melibatkan lingkaran istana bisa menjadi bumerang yang berakibat blunder bagi dirinya dan Partai Demokrat. Apalagi kalau tudingan kudeta itu tidak bisa dibuktikan secara gamblang. Pada akhirnya publik akan antipati karena menilai ini sebagai bagian dari playing victim atau seolah-olah dizalimi.

Baihaki melanjutkan, upaya kudeta di mana pun pasti melibatkan orang dalam, kalau di partai berarti kader atau pengurus. "Karena itu, seharusnya AHY mendahulukan upaya persuasif melalui komunikasi politik dengan memanggil kader yang bersangkutan. Kalau pun tidak ada titik temu, kader itu bisa dibawa ke Komite Disiplin atau Mahkamah Partai agar masalahnya menjadi jelas," katanya.

"Harusnya masalah ini tidak perlu dibuka ke luar, cukup diselesaikan dengan mekanisme internal partai. Sekarang publik menjadi tahu kalau internal Demokrat tidak solid mendukung AHY. Apalagi kalau yang dimaksud kudeta itu adalah aspirasi untuk menggelar kongres luar biasa (KLB) yang merupakan suatu hal yang sah dan diatur di AD/ART partai," pungkas Baihaki. (mdr/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi mistri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfungs...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...