Senin, 10 Mei 2021 02:02

​Jembatan Ratusan Juta Berwujud Bambu dan Sesek di Ponorogo Jadi Tempat Swafoto Dadakan

Jumat, 18 Desember 2020 13:53 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Novian Catur
​Jembatan Ratusan Juta Berwujud Bambu dan Sesek di Ponorogo Jadi Tempat Swafoto Dadakan
Jembatan berwujud bambu dan sesek menjadi wisata untuk berselfie.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Viralnya pemberitaan terkait proyek pembangunan jembatan senilai Rp 199.659.000 yang hanya berwujud bambu dan sesek di Ponorogo, membuat masyarakat setempat penasaran. Kini, jembatan yang dibangun menggunakan dana APBD Tahun 2020 itu menjadi jujukan sejumlah warga Ponorogo untuk berswafoto atau selfie.

Pantauan wartawan BANGSAONLINE.com pada Jumat (18/13/2020) pagi, mereka datang dari berbagai penjuru Ponorogo. Yakni dari Kecamatan Pulung dan sekitarnya, bahkan ada yang dari Kota Ponorogo. Umumnya, mereka penasaran ingin melihat proyek jembatan yang nilainya hampir Rp 200 juta, namun hanya berwujud bambu dan sesek.

Sumani, warga Desa Pandak Kecamatan Balong menjelaskan, jembatan ini menghubungkan dua desa, yakni Desa Bulak dan Desa Pandak Kecamatan Balong.

"Mereka yang ke sini umumnya merasa heran, jembatan senilai ratusan juta itu hanya berwujud bambu dan sesek. Saya tidak menyangka kalau jembatan ramai di medsos dan viral itu kini menjadi tontonan berbagai orang di pelosok Ponorogo," ungkap Sumani.

BACA JUGA : 

Ada 2 Papan Nama di Proyek Pembangunan Jembatan Desa Mojopitu

Tuntut Proyek Jembatan Rp 200 Juta Diusut, Warga Grogol Galang Uang Koin untuk Kejari Ponorogo

Usut Jembatan Senilai Rp 200 Juta, Kejari Ponorogo Datangkan Tim Ahli dari Malang

Soal Jembatan Rp 200 Juta, Kejaksaan Negeri Ponorogo Panggil Plt. Kabid Bina Marga DPUPR

Anas, warga Kelurahan Purbosuman Kecamatan Kota Ponorogo mengatakan, kedatangannya ke Desa Pandak memang ingin melihat langsung jembatan penghubung tersebut. Ia mengaku mengetahui jembatan tersebut setelah beritanya viral di medsos.

"Ternyata jembatan ratusan juta yang hanya berwujud bambu serta sesek itu benar adanya," ujarnya.

Anas menjelaskan, menurut warga setempat, awalnya jembatan ini sudah bagus dan bisa dilewati kendaraan roda empat atau truk. "Tapi tiba-tiba dibongkar dan sampai saat ini pembangunan jembatan belum tuntas," tukasnya.

Diduga, pengerjaan jembatan itu tidak sesuai pada papan yang dipasang oleh dinas terkait. Sebab sebelumnya, Kepala DPUPR Kabupaten Ponorogo Jamus Kunto saat dikonfirmasi mengatakan kalau anggaran Rp 199 juta itu hanya digunakan untuk membangun fondasi. Namun dalam papan yang terpasang, pembangunan tertulis berupa jembatan. (nov/ns)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...