Kamis, 29 Juli 2021 02:24

Soal Jembatan Rp 200 Juta, Kejaksaan Negeri Ponorogo Panggil Plt. Kabid Bina Marga DPUPR

Senin, 28 Desember 2020 13:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Soal Jembatan Rp 200 Juta, Kejaksaan Negeri Ponorogo Panggil Plt. Kabid Bina Marga DPUPR
Plt. Kabid Bina Marga DPUPR Ponorogo, Sugiyo saat dimintai keterangan terkait proyek pembangunan jembatan senilai Rp 200 Juta oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ponorogo. foto: NOVIAN CATUR/ BANGSAONLINE

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Viralnya proyek pembangunan jembatan senilai Rp 200 juta di Ponorogo yang hanya berwujud fondasi, berbuntut panjang. Kini, Kejaksaan Negeri Ponorogo melakukan pemanggilan terhadap Plt. Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Ponorogo, Sugiyo, S.T., pada Senin (28/13/2020).

Sugiyo tampak datang seorang diri ke Kantor Kejari Ponorogo sekitar pukul 10.15 WIB. Ia langsung memasuki ruang Kasi Intel.

Informasi yang dihimpun, Sugiyo diperiksa selama kurang lebih 2 jam terkait proyek jembatan senilai Rp 200 juta di beberapa tempat. Proyek itu bersumber dari APBD tahun 2020 dan menjadi program dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPR).

Saat dikonfirmasi, Sugiyo mengakui dirinya mendatangi Kejari Ponorogo untuk dimintai keterangan terkait proyek pembangunan jembatan senilai Rp 200 juta. Ia mengaku menjawab 10 pertanyaan yang diajukan pihak kejari.

BACA JUGA : 

Ada 2 Papan Nama di Proyek Pembangunan Jembatan Desa Mojopitu

Tuntut Proyek Jembatan Rp 200 Juta Diusut, Warga Grogol Galang Uang Koin untuk Kejari Ponorogo

Usut Jembatan Senilai Rp 200 Juta, Kejari Ponorogo Datangkan Tim Ahli dari Malang

Pasca Viral Jembatan Rp 200 Juta Berwujud Bambu dan Sesek, Kejari Ponorogo Tinjau Lokasi

"Saya hanya melaksanakan sesuai anggaran saja," singkatnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ponorogo, Ahmad Affandi mengatakan pemanggilan terhadap Sugiyo untuk keperluan klarifikasi terkait pembangunan jembatan tersebut.

"Untuk pertanyaan masih berkembang dan menunggu data-data yang valid dari dinas terkait, dan setiap kegiatan yang dilaporkan kita lakukan dengan serius. Selain itu, nanti kita rapatkan dengan tim untuk tahap berikutnya," terangnya.

Ditanya kemungkinan untuk memanggil pihak rekanan yang mengerjakan proyek jembatan, Ahmad Affandi belum bisa memastikan. "Tapi nanti akan terus sampaikan kepada publik mengenai hal itu," tukasnya. (nov/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...