Rabu, 27 Januari 2021 23:38

Penyelenggara Diduga Tak Patuh Prokes, Klaster Hajatan Merebak di Blitar, 8 Positif Covid-19

Rabu, 25 November 2020 16:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Penyelenggara Diduga Tak Patuh Prokes, Klaster Hajatan Merebak di Blitar, 8 Positif Covid-19
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Blitar, dan Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Klaster hajatan muncul di Kabupaten Blitar. Dari klaster hajatan ini, delapan orang dinyatakan positif Covid-19, dan satu orang meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, mengatakan klaster hajatan ini baru pertama kali muncul di Kabupaten Blitar. "Iya, untuk klaster hajatan ini yang pertama," terang Krisna, Rabu (25/11/2020).

Dia menjelaskan, klaster itu muncul berawal dari seorang keluarga yang datang ke acara hajatan di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon. Usai hajatan, yang bersangkutan kemudian dinyatakan positif Covid-19, kemudian meninggal dunia.

"Saat hajatan, ada keluarga yang saat itu bertamu ke hajatan terpapar Covid-19. Kebetulan dia komorbid atau punya penyakit penyerta dan akhirnya meninggal dunia. Kemudian kita tracing dan kita swab sekitar 15-20 orang. Hasilnya kita dapatkan 8 orang positif dari hajatan pernikahan yang digelar di rumah salah satu warga pada bulan November ini," jelas Krisna.

Krisna mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah memprediksi akan adanya klaster hajatan. Ketika hajatan diperbolehkan, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar mewajibkan penyelenggara untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengundang banyak tamu.

"Sebenarnya kita sudah prediksi, ketika kita perbolehkan hajatan, yang kita perbolehkan itu sebenarnya masih dalam tanda petik dengan mematuhi protokol kesehatan. Kemudian, ketika kita menerbitkan rekom, pasti di rekom itu disebutkan tidak boleh mengundang banyak orang. Ini dilihat dari tempat tinggalnya, kapasitas gedungnya. Harapan kita, hajatan itu dilakukan secara sederhana, karena masih pandemi. Namun ternyata kondisi di lapangan berbeda," ujar Krisna.

Krisna menambahkan, dengan adanya klaster hajatan ini pihaknya meminta masyarakat yang hendak menggelar hajatan untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan, sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan pihak kecamatan.

"Sekarang rekomendasi gelaran hajatan yang mengeluarkan adalah kecamatan. Setelah dapat rekomendasi, kami minta masyarakat yang akan menggelar hajatan benar-benar mematuhi aturan sesuai rekomendasi itu agar tidak menimbulkan klaster baru," tegasnya.

Hingga saat ini jumlah komulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.055 kasus. Dari jumlah tersebut, 911 dinyatakan sembuh, sedangkan 82 meninggal dunia. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...