Kamis, 13 Mei 2021 07:42

​Jembatan Glendeng Tuban-Bojonegoro Ambles, Pemkab Buat Rekayasa Lalin

Selasa, 03 November 2020 20:46 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
​Jembatan Glendeng Tuban-Bojonegoro Ambles, Pemkab Buat Rekayasa Lalin
Jembatan Glendeng Tuban-Bojonegoro. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akhirnya membuat rekayasa arus lalu lintas (lalin) di Jembatan Glendeng yang menghubungkan Kecamatan Soko Kabupaten Tuban dengan Desa Kalirejo Kabupaten Bojonegoro. Arus lalu lintas di jalur itu direkayasa setelah penopang bahu jembatan mengalami ambles dan retak, Selasa (3/11/2020).

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, Gunadi kepada awak media mengatakan, Jembatan Glendeng saat ini sudah dalam penanganan oleh Dinas PUPR Tuban. Dalam pengaturan lalu lintas sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait. Bagi kendaraan roda empat ke atas diadakan pengalihan lewat jalur Ponco-Bojonegoro, sedangkan untuk kendaraan roda dua masih diperbolehkan melalui jembatan itu.

"Kami sudah merapatkan kondisi jembatan ini dengan PUPR, kepolisian, UPDT PU Jatim, bakorwil, forkopimda, dan forkopimcam," ujar Gunadi.

Kata dia, meski kondisi jembatan terlihat masih memungkinkan untuk kendaraan kecil, namun dengan mempertimbangkan risiko, Jembatan Glendeng dipastikan ditutup selama satu minggu. Mulai 3 November 2020 pukul 18.00 WIB, seluruh kendaraan roda 4 dilarang melintas.

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

Swalayan di Bojonegoro Ramai, Tim Satgas Covid-19 bersama Satpol PP Awasi Para Pengunjung

"Selama masa penutupan seminggu akan dilakukan pengkajian oleh Tim Gabungan dari PUPR Kabupaten Tuban dan Provinsi Jawa Timur untuk dianalisis kekuatan jembatan," urai Gunadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, rekomendasi dan hasil pengkajian oleh tim akan digunakan untuk menentukan langkah selanjutnya. Terutama terkait penutupan berlanjut atau kendaraan kecil bisa diizinkan untuk lewat. Meski penutupan total dimulai pukul 18.00 WIB, namun kendaraan yang bermuatan sudah dialihkan mulai tadi pagi dan terus berlanjut.

"Kami minta bagi masyarakat yang memiliki roda empat agar tidak melintas di Jembatan Glendeng untuk sementara waktu," paparnya.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengungkapkan, akan menerjunkan anggota kepolisian di lapangan untuk mengarahkan arus lalu lintas. Petugas akan melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan agar kendaraan roda empat tidak lagi melintas di jembatan tersebut.

"Kami akan koordinasikan dengan pihak terkait. Pasalnya, jembatan itu memang sejak awal sudah ambles. Tetapi ketika ada peningkatan debit air, sehingga terjadi abrasi pada bangunan penyangga jembatan," bebernya. (wan/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...