Peserta JKN di Nganjuk Jalani Operasi Gratis di RSUD Gambiran

Peserta JKN di Nganjuk Jalani Operasi Gratis di RSUD Gambiran Tatik Yulianti (48), warga Desa Sanan, Kecamatan Pace, Nganjuk, bersama ibunya, Siti Asiyah (76).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tatik Yulianti (48), warga Desa Sanan, Kecamatan Pace, Nganjuk, bersyukur ibunya, Siti Asiyah (76), dapat menjalani perawatan hingga operasi payudara tanpa biaya melalui JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Kalau pakai umum itu pasti keluar biaya banyak, dan kami pasti kepikiran biayanya. Tapi pakai BPJS Kesehatan, kami benar-benar terbantu selama rawat inap sampai operasi tidak mengeluarkan biaya sama sekali, jadi ini sangat menguntungkan dan membantu perekonomian kita,” ucapnya saat ditemui di RSUD Gambiran, Kota Kediri.

Ia menceritakan keluhan ibunya bermula dari benjolan pada payudara yang dirasakan 6 bulan terakhir. Setelah pemeriksaan di RS Bhayangkara Nganjuk, pasien dirujuk ke RSUD Gambiran, dan langsung mendapat tindakan operasi. 

“Alhamdulillah, penanganannya cepat. Hari ini masuk, besoknya langsung operasi,” tuturnya.

Tatik menilai pelayanan yang diterima berjalan baik. Tenaga kesehatan disebut ramah dan tidak membedakan peserta JKN dengan pasien umum. 

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan RSUD Gambiran. Pelayanannya baik, memuaskan, dan ramah. Saya tidak merasakan perbedaan pelayanan meski pakai JKN, serta tidak pernah diminta biaya tambahan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum terdaftar agar segera menjadi peserta JKN. 

“Kalau ada masyarakat yang belum mendaftarkan BPJS Kesehatan, saya berharap segera daftar. Manfaatnya terasa sekali, bukan cuma untuk kesehatan, tapi juga membantu ekonomi keluarga saat harus berobat,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kediri, Tutus Novita Dewi, menegaskan komitmen BPJS Kesehatan memastikan peserta JKN memperoleh layanan sesuai ketentuan. 

“Bagi peserta JKN yang sedang berobat di rumah sakit dan membutuhkan informasi atau bantuan, peserta juga dapat menghubungi petugas BPJS SATU. Identitas petugas, seperti nama, foto, dan nomor kontak, dapat dilihat pada informasi yang terpampang di rumah sakit,” paparnya. (uji/mar)