Kamis, 29 Oktober 2020 09:07

Tak Temukan Pelanggaran, Bawaslu Gresik Hentikan Pelaporan Kontrak Politik Paslon Niat-Barugres

Minggu, 18 Oktober 2020 12:23 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Tak Temukan Pelanggaran, Bawaslu Gresik Hentikan Pelaporan Kontrak Politik Paslon Niat-Barugres
Dari kiri: Imron Rosyadi, Bukti MoU Paslon Niat dan Barugres, Hariyadi (pelapor). (foto: ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik menghentikan penanganan kasus pelaporan oleh Hariyadi, S.H., M.H., atas kontrak politik berupa MoU antara paslon nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dan Barisan Guru Gresik (Barugres).

Ketua Bawaslu Gresik, Moh. Imron Rosyadi mengungkapkan, penghentian penanganan laporan itu setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan sentra penegakkan hukum terpadu (gakumdu) untuk mengkaji ada pelanggaran pidana pemilu atau tidak.

"Setelahnya, bawaslu mengundang pelapor dan saksi untuk klarifikasi. Nah, dalam tahap undangan klarifikasi itu, pelapor Hariyadi datang. Namun, hanya satu saksi yang datang dari sejumlah saksi yang diundang. Untuk itu, sesuai prosedur penanganan, Bawaslu kembali melayangkan undangan kepada saksi lain untuk hadir dimintai klarifikasi. Namun hingga undangan 2 kali, saksi lain tak hadir," ungkap Imron kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (18/10/2020). 

"Kami lalu mengadakan rapat pleno. Hasilnya, tak ada memenuhi unsur pelanggaran pidana dalam pelaporan kontrak politik Niat dengan Barugres. Pelanggaran dimaksud baik pidana pilkada maupun unsur pelanggaran administratif," terangnya.

Karena itu, tambah Imron, Bawaslu menghentikan penanganan kasus pelaporan kontrak politik berupa MoU Paslon Niat dengan Barugres.

Sebelumnya, Hariyadi, S.H., M.H., warga Kedamean RT 05 RW 02 Kecamatan Kedamean, mengadukan cabup-cawabup Gresik nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik, Kamis (8/10/2020).

Pria berlatarbelakang pengacara ini mengadukan kontrak politik berupa MoU yang dilakukan Gus Yani dan Bu Min dengan guru di Kabupaten Gresik yang tergabung dalam Barisan Guru Gresik (Barugres).

Menurutnya, hal itu merupakan pelanggaran pemilu kepala daerah (Pilkada), mengacu Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 tahun 2017, tentang kampanye. Dalam pasal 71 ayat (1) disebutkan partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon dan/tim kampanye yang terbukti melakukan pelanggaran sebagaimana diatur dalam pasal 71 berdasarkan putusan Bawaslu Provinsi atau Panwaskab/Kota dikenai sanksi pembatalan sebagai paslon oleh KPU Provinsi, KIP Aceh, atau KPU/KIP Kabupaten/Kota, dan dikenai sanksi pidana berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. (hud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...