Selasa, 20 April 2021 04:41

Kenalan di Medsos, Bakul Angkringan di Ponorogo Cabuli Gadis di Bawah Umur Hingga Hamil

Jumat, 16 Oktober 2020 16:34 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
Kenalan di Medsos, Bakul Angkringan di Ponorogo Cabuli Gadis di Bawah Umur Hingga Hamil
Pelaku pencabulan gadis di bawah umur. (foto: ist)

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - AR (23), pedagang angkringan di Ponorogo nekat cabuli gadis di bawah umur hingga hamil. Kejadian tersebut terungkap saat orang tua korban melapor ke Satreskrim Polres Ponorogo.

Kapolres Ponorogo melalui Kasatreskrim AKP Hendy Septiadi mengatakan, pelaku merupakan bakul (pedagang) angkringan. Bakul angkringan ini berkenalan dengan korbannya tersebut melalui media sosial lalu diajak ketemu dan dibujuk rayu, kemudian langsung diajak berhubungan layaknya suami istri.

"Dengan mudahnya media sosial ini untuk berkomunikasi sehingga gampang dan juga bujukan dan rayuan saat untuk melakukan hubungan tersebut, ada bahasanya "yuk kelon" dalam bahasa Jawa. Dan dari pihak perempuan juga ada keterangannya kalau sama-sama mau," ujarnya, Jumat (16/10/2020).

Namun dalam hal ini, lanjutnya, karena korban masih di bawah umur, maka pelaku AR dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

BACA JUGA : 

Chat "Bantai Giri" Berujung Laporan ke Polisi

Cegah Penyalahgunaan, Polres Ponorogo Gelar Pemeriksaan Senpi Anggota

Cegah Antrean Panjang, ​Bhabinkamtibmas Kecamatan Slahung Gelar Pengamanan Penyaluran BLT DD Tahap I

8 Mortir Ditemukan di Lahan Milik Petani di Ponorogo, Diduga Masih Aktif

"Selain itu, pelaku ini juga sudah punya istri dan dia juga ada pengaduan terkait istrinya, karena menelantarkan. Tapi ini masih kita proses penyelidikan, karena masih awal pengaduan dari istri yang pertama," tambahnya.

"Atas tindakan pencabulan tersebut, pelaku terancam dengan Pasal 81 Ayat 2 atau Pasal 82 Ayat 1 KUHP tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya. (nov/rd/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...