Jumat, 27 November 2020 21:44

​Gaet Investasi Asing di Tengah Pandemi, DPRD Jatim Apresiasi Langkah Pemprov

Minggu, 11 Oktober 2020 21:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Gaet Investasi Asing di Tengah Pandemi, DPRD Jatim Apresiasi Langkah Pemprov
Gubernur Khofifah berdiskusi dengan pimpinan DPRD Jatim, Anik Maslachah, usai rapat paripurna. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa belum lama ini meresmikan proyek Pasuruan Cacao Technical Centre (PCTC) yang dibangun oleh PT Mondelez International. Peresmian itu dilakukan secara virtual oleh Gubernur Khofifah bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Langkah Pemprov Jatim berhasil menarik investasi penanaman modal asing (PMA) senilai US$13 juta atau sekitar Rp 190,5 miliar mendapat apresiasi dari DPRD Jatim. Menurut Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, salah satu parameter kebangkitan daerah akibat pandemi adalah ketika di berbagai daerah dalam kondisi terpuruk akibat pandemi, tapi masih ada investasi.

"Hal ini menunjukkan kepercayaan akan keamanan, kenyamanan, dan keyakinan bagi investor akan bisa berkembang dengan baik di Jatim. Kami memberikan apresiasi pada pemprov yang mampu menarik perhatian dan meyakinkan investor untuk mengembangkan usahanya di Jatim," tutur Anik Maslachah, Minggu (11/10/2020).

Anik yang juga koordinator Komisi B (Perekonomian) di DPRD Jatim ini mengungkapkan optimismenya dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang trennya semakin positif.

Ia yakin pertumbuhan ekonomi Jatim bisa pulih dari kontraksi saat ini sampai pada level minus 5.9%. "Ini tren positif bagi pertumbuhan ekonomi Jatim ke depan," imbuh ketua DPW Perempuan Bangsa Jatim itu.

Terpisah, Muzammil Syafi'i, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim mengatakan, Jawa Timur masih bisa dijadikan tujuan investasi walaupun saat ini masih masa pandemi. Ia menyebut lokasi investasi yang masih terbuka lebar bagi investor sesuai RTRW adalah Pasuruan, Mojokerto, dan Gresik.

Iklim investasi yang itu karena adanya gubernur bersama forkopimda bisa menciptakan keamanan dan politik stabil dan tidak ada gejolak yang mengganggu. Kalau pun kemarin ada unjuk rasa ricuh, itu imbas konstelasi nasional.

Mantan Wakil Bupati Pasuruan ini mengakui memang untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk ring 1 agak tinggi. Tapi kalau investasi dengan teknologi agak tinggi, masih feasible (layak).

"Langkah pemprov memberikan kemudahan-kemudahan dari sisi perizinan sesuai dengan program East Super Java Corridor (ESJC) ikut menunjang iklim investasi yang baik di Jawa Timur, " ujar politikus yang akrab disapa Buya itu.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, masuknya investasi PCTC ke Jatim ini sejalan dengan program yang sedang digencarkan Pemprov Jatim yakni tanam, petik, olah, kemas, dan jual dari sektor pertanian/perkebunan.

“Visi-misi Pasuruan Cacao Techincal Centre ini sejalan dengan program yang kami bangun sehingga ini bisa jadi satu kesatuan. Kami sangat bahagia sekali Mondelez mengambil keputusan untuk membuat PCTC di sini, karena ini bagian dari penguatan kami,” katanya dalam peresmian PCTC secara virtual, Rabu (7/10/2020) lalu. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...