Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDIP, Fuad Benardi, saat sosialisasi.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP, Fuad Benardi, menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam mendorong perkembangan UMKM. Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi DPRD Jatim bertajuk Penguatan Daya Saing UMKM Kota Surabaya Melalui Digitalisasi dan Akses Permodalan pada Selasa (31/3/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Fuad menyinggung lagu Indonesia Raya tiga stanza yang kerap dilantunkan di acara resmi. Menurut dia, semangat kemandirian dan pemanfaatan sumber daya alam tercermin dalam lagu dimaksud.
"Dalam lagu Indonesia Raya tiga stanza sudah dijelaskan jika negara kita sangat kaya. Kita dapat memanfaatkan sumberdaya alam yang ada di negara ini dengan baik. Salah satunya menjadi pelaku UMKM yang berjiwa mandiri," paparnya.
Fuad juga membagikan tips bagi pelaku UMKM, di antaranya menghitung harga pokok produksi (HPP) secara tepat dan menambahkan 10-20 persen sebagai antisipasi kenaikan biaya bahan baku.
"Kelebihan sebesar 10–20 persen ini tidak lain bentuk antisipasi bagi para pelaku usaha jika bahan baku yang kita gunakan harganya naik atau harga produksi kita naik. Jadi kita tidak rugi," ujarnya.
Menurut dia, sektor UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Surabaya dengan perputaran uang mencapai 90 persen, dan kondisi serupa juga terjadi di Jawa Timur. Ditekankan olehnya bahwa teknologi digital kini memudahkan promosi, penjualan, pencatatan keuangan, hingga strategi bisnis.
"Lalu, dulu kita susah mencatat keuangan dan menentukan strategi bisnis, sekarang sudah AI dan aplikasi pencatatan keuangan. Jadi rasanya lebih mudah saat ini," katanya.
Fuad menambahkan, pelaku UMKM perlu terus mengembangkan diri dan melakukan diversifikasi usaha agar tetap berkelanjutan.
"Langkah ini diambil oleh para pelaku UMKM tidak lain untuk memastikan kelanggengan usaha atau usahanya bisa sustainable," pungkasnya. (mdr/mar)

























