Kamis, 03 Desember 2020 14:01

Saling Melengkapi, Setiajit-Gus Maya Kolaborasi Birokrat-Milenial

Selasa, 06 Oktober 2020 21:37 WIB
Editor: .
Wartawan: M. Didi Rosadi
Saling Melengkapi, Setiajit-Gus Maya Kolaborasi Birokrat-Milenial
Rusman Hadi, Direktur Eksekutif FomDem Jatim. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pilkada Tuban 2020 resmi diikuti oleh tiga pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Sesuai dengan hasil pengundian nomor urut yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban, pasangan Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapat nomor urut 1, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi diusung Koalisi Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera mendapat nomor urut 2, sedangkan Setiajit-Armaya Mangkunegara (Gus Maya) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Garindra, PPP, PAN, dan PBB mendapat nomor urut 3.

Direktur Eksekutif Forum Muda Demokrasi (Fomdem) Jawa Timur, Rusman Hadi menilai pasangan Setiajit - Gus Maya sebagai pasangan yang saling melengkapi, kolaborasi Birokrat-Milenial.

"Ini pasangan yang saling melengkapi, ideal karena kolaborasi Birokrat-Milenial," urai Rusman, di kantornya kawasan Gayungsari Timur, Surabaya, Selasa (6/10).

Mengapa ideal, kata Rusman, sebab memimpin suatu daerah itu bukan perkara mudah, butuh kemampuan. Salah satu hal yang menunjang kemampuan adalah pengalaman.

"Apalagi berpengalaman dalam birokrasi seperti Pak Setiajit, itu modal penting dalam memimpin Tuban," tandas Rusman.

Pengalaman panjangnya, mulai dari memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Jatim sampai pernah menjadi Pj Bupati. "Tuban Butuh pemimpin seperti beliau," ungkapnya.

Pengalaman Setiajit dalam birokrasi, kata Rumsan, sangat cocok dikolaborasikan dengan Calon Wakil Bupatinya, yakni sosok muda yang memiliki pengalaman pedidikan hingga doktoral.

"Ditambah Gus Maya ini sudah muda, milenial, pendidikannya mumpuni, serta berasal dari kultur NU, tambah lengkap sudah kolaborasinya," tandas Rusman.

(POLLING PILKADA TUBAN: Ayo Vote Cabup-Cawabup Pilihanmu)

Apalagi, lanjut Rusman, di Tuban, berkaca pada Pileg tahun 2019, jumlah pemilih pemula itu angkanya lumayan tinggi, mencapai 30 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap dua sebanyak 939.765 pemilih.

"Tentu mereka juga butuh representasi kaum muda yang punyak kemampuan dan mengerti dunianya. Nah, Gus Maya ini yang tepat mewakili kaum milenial. Sebab beliau tak hanya milenial, tapi berkompeten juga," urainya.

Selain itu, beber Rusman, pasangan yang dikenal dengan akronim Setia-Negara ini juga memiliki program aksi yang sejalan dengan Khofifah-Emil yang saat ini menjabat sebagai Gubernur - Wakil Gubernur Jatim.

"Seperti Tuban Cerdas, Tuban Harmoni, Tuban Agro, itukan sejalan dengan sembilan program prioritas yang ada di Nawabhakti Satya, Khofifah-Emil," imbuh mantan Bendahara Umum PKC PMII Jatim ini.

Hal itu menjadi penting, kata Rusman, sebab antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten itu harus sinergi dalam melakukan pembangunan. "Bila, semuanya bisa bersinergi maka tidak akan sulit dalam mewujudkan apa yang menjadi program-program pembangunan. Tentunya demi tercapainya kesejahteraan sosial masyarakat," pungkas Rusman. (mdr)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...