Jumat, 23 Oktober 2020 10:08

​Awas! Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilbup Blitar Bisa Dipidana

Selasa, 22 September 2020 19:28 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Awas! Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilbup Blitar Bisa Dipidana
Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya. (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sudah di depan mata. Berbagai tahapan telah dilakukan menjelang hari H, 9 Desember 2020 mendatang. Mengantisipasi adanya klaster pilkada, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan Maklumat Nomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 tertanggal 21 September 2020.

Dengan terbitnya maklumat ini, aparat Polri di Kabupaten Blitar mengaku siap menindak tegas pelaku pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam tahapan Pemilihan Bupati Blitar 2020.

Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, pilkada kali ini membutuhkan perhatian khusus karena digelar di tengah pandemi. KPU sebagai penyelenggara, Bawaslu, pasangan calon hingga tim sukses diminta untuk mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan tahapan pilkada.

"Jadi selain KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas, kami minta para pasangan calon sampai tim sukses agar mematuhi protokol kesehatan. Agar tidak timbul klaster pilkada khususnya di Kabupaten Blitar," ujar Fanani, Selasa (22/9/2020).

Dia menegaskan, kepada pasangan calon dan tim sukses untuk mengendalikan massa. Sesuai Maklumat Kapolri jika ada yang melanggar akan ditindak tegas dan dikenai sanksi kurungan selama 1 tahun serta denda.

"Jangan bawa massa banyak-banyak, sehingga nanti akan menyebabkan penularan Covid-19. Kalau ada yang seperti itu pasti akan saya tindak tegas, tidak pandang bulu. Kalau ada iring-iringan juga akan langsung kami bubarkan. Sanksinya denda hingga kurungan satu tahun," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santoso menyampaikan, tahapan terdekat yang memungkinkan adanya pengerahan massa adalah penetapan pasangan calon 23 September 2020 dan pengundian nomor urut calon pada 24 September 2020.

Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta membatasi peserta yang hadir, pihaknya telah bekerja sama dengan TNI-Polri untuk melakukan pengamanan.

"Setelah tahapan penetapan dan pengundian nomor urut akan ada masa kampanye 26 September - 6 Desember 2020. Semua dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat," tegasnya. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...