Rabu, 04 Agustus 2021 07:59

Operasi Cukai di Kecamatan Tirtoyudo, KPPBC Malang Amankan 29.224 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 17 September 2020 15:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
Operasi Cukai di Kecamatan Tirtoyudo, KPPBC Malang Amankan 29.224 Batang Rokok Ilegal
Petugas KPPBC Tipe Madya Malang mendapati rokok tanpa cukai saat razia di salah satu toko di Kecamatan Tirtoyudo.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Jargon "Gempur Rokok Ilegal" yang dikumandangkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Malang benar-benar diwujudkan. KPPBC Malang terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran rokok ilegal di Malang raya

Kepala KPPBC Tipe Madya Malang Latief Helmi mengatakan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan operasi patuh cukai terhadap ketentuan bidang cukai sejak tanggal 10 hingga 30 September mendatang. Seperti yang dilakukan di sejumlah kecamatan wilayah Kabupaten Malang.

“Operasi patuh ini bertujuan untuk menggempur peredaran rokok ilegal yang ada di wilayah hukum kami. Hal ini selain untuk mengamankan kerugian keuangan negara, juga untuk melindungi perusahaan rokok kelas kecil dan menengah dari para pelaku pelanggaran atas Undang-Undang tentang Cukai Rokok dan Dari Hasil Tembakau," terang Latif Helmi.

Salah satu sasaran operasi adalah Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Selasa (15/9) kemarin. Operasi itu juga menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pelanggaran aturan bea cukai.

BACA JUGA : 

Razia Bea Cukai Malang Amankan 725 Ribu Rokok Ilegal

Bea Cukai Amankan 144.000 Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Bea Cukai Malang Amankan 31.284 Batang Rokok Ilegal

2019, Bea Cukai Malang Sita 154.789 Rokok Ilegal

Tim KPPBC langsung bergerak turun ke lapangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti rokok ilegal dari salah satu toko di Desa Gandusari, Kecamatan Tirtoyudo. Sedikitnya ada 29.224 batang rokok ilegal yang tidak dilengkapi dengan dokumen cukai diamankan. Akibat dari peredaran rokok ilegal ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 13.296.920,-

"Oleh karenanya, kami akan terus menerus melakukan operasi patuh cukai ini guna menggempur peredaran rokok ilegal atau rokok yang tanpa dilengkapi pita cukai yang sah, termasuk hasil dari tembakau iris (TIS)," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengimbau masyarakat dapat berperan aktif atau berpartisipasi menggempur peredaran rokok ilegal. "Sebab, apabila masih banyak peredaran rokok ilegal, maka negara semakin banyak mengalami kerugian yang berimbas pada terhambatnya pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah," katanya.

"Saya secara pribadi maupun kelembagaan sangat berterima kasih pada masyarakat yang telah memberi informasi yang akurat akan adanya peredaran rokok ilegal," pungkas Latif Helmi. (thu/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...