Polisi saat memeriksa titik lokasi di Taman Maramis yang diduga dijadikan tempat mesum.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Viralnya video mesum yang terjadi di taman Maramis Kota Probolinggo membuat Polres Probolinggo Kota turun tangan. Bahkan polisi langsung turun lokasi untuk mengecek secara langsung.
“Kita turun langsung untuk mengecek lokasinya,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono kepada sejumlah wartawan, Rabu (2/9).
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Bangun Generasi Qurani, MUI Kota Probolinggo Gelar Tadribul Qurra
Dengan viralnya video mesum tersebut, polisi hingga kini masih melakukan penelusuran terhadap indentitas pelaku. “Kita masih menelusuri siapa pelakunya, termasuk juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang kita butuhkan,” katanya.
Saat mendatangi lokasi mesum tersebut, polisi tidak menemukan sesuatu yang dijadikan barang bukti. “Saya minta kepada masyarakat agar tidak ngeshare video mesum itu lagi, sehingga tidak semakin viral,” tandas AKP Heri Sugiono.
Seperti diketahui sebelumnya, video mesum itu viral di jejaring medsos. Pemkot Probolinggo pun langsung bersikap. Taman Maramis yang mulai banyak pengunjungnya itu langsung ditutup. Penutupan sementara itu dengan memasang banner dan melarang pengunjung masuk ke dalam taman. (prb1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






