Selasa, 27 Oktober 2020 22:58

Peringati 1 Suro, Paguyuban Murti Tomo Lamongan Gelar Jamasan Pusaka

Minggu, 23 Agustus 2020 20:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Triwi Yoga Margiono
Peringati 1 Suro, Paguyuban Murti Tomo Lamongan Gelar Jamasan Pusaka
Prosesi jamasan yang dilakukan oleh anggota paguyuban. foto: TRIWI YOGA/ BANGSAONLINE

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Penjamasan benda pusaka menjadi bagian dalam tradisi sakral yang kerap dilakukan di bulan Suro atau Muharam.

Tradisi itu hingga kini masih dilakukan oleh Paguyuban Murti Tomo Waskito Tunggal yang berpusat di Desa Jatidrojog, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Sabtu (23/8/2020) malam hingga hari ini. Acara bersamaan dengan peringatan Tahun Jimakir 1954 Jawa.

Handoko, salah satu anggota paguyuban tersebut mengungkapkan bahwa jamasan benda pusaka berupa keris bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

"Selain melakukan jamasan atau bahasa umumnya pencucian benda pusaka ini juga mengingatkan kita bahwa warisan leluhur kita ini luar biasa," ungkapnya.

Sebelum melakukan jamasan, para anggota paguyuban itu melakukan doa bersama, potong tumpeng sebagai perayaan bulan Suro. Ia juga menjelaskan, bahan-bahan yang digunakan sebagai jamasan dari bahan alam.

"Bahan yang digunakan untuk jamasan benda-benda pusaka itu ada warangan, air kelapa, air mengkudu, air kembang setaman dan air jeruk," jelas Handoko.

Ia juga mengingatkan supaya tidak melihat peringatan bulan Suro dan jamasan sebagai hal magis, mistis, dan tidak logis. Tetapi ia berharap semua masyarakat bisa melihatnya dari segi budaya.

"Bulan Suro kan diistemawakan bagi orang Jawa, sedangkan dalam Islam itu Muharam, jadi penyebaran Islam di Tanah Jawa tidak lepas dari budaya-budaya Jawa. Saya berharap budaya ini bisa terus dilestarikan oleh kaum muda," harapnya.

Sementara Ketua Paguyuban Murti Tomo Waskito Tunggal, Sriaji menuturkan, sebenarnya pada peringatan 1 Suro tidak hanya jamasan. Tetapi banyak kegiatan seni lainnya. Salah satunya wayang semalam suntuk.

"Karena ada Corona dan harus mematuhi aturan protokoler kesehatan, kita hanya melakukan jamasan dan arakan saja," tutur. (lmg1/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...