Jumat, 25 September 2020 09:46

DPRD Jombang Sampaikan Raperda Perubahan APBD Tahun 2020

Rabu, 12 Agustus 2020 18:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
DPRD Jombang Sampaikan Raperda Perubahan APBD Tahun 2020
Suasana rapat di Gedung DPRD Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar paripurna terkait penyampaian Raperda Perubahan APBD tahun 2020.

Bertempat di ruangan paripurna DPRD setempat, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi serta dihadiri oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab beserta wakilnya, Sumrambah, Senin (11/08/20).

Dalam rapat ini membahas tentang perubahan tiga raperda yakni, raperda tentang pembentukan dana cadangan pemilihan bupati dan wakil Bupati Jombang tahun 2024, raperda tentang pencabutan perda Kabuapaten Jombang Nomor 7 tahun 2019 tentang pembentukan dana cadangan pembangunan gedung mall pelayanan publik, serta raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi mengatakan, terkait pencabutan perda nomer 7 tahun 2019 sudah dilakukan sebelumnya. Itu dilakukan berdasarkan rapat antara tim badan anggaran DPRD dan tim anggaran eksekutif.

“Sebetulnya sudah selesai, ini hanya sebagai formalitas saja, karena pandemi ini memerlukan penanganan dan pembiayaan yang serius,” ucapnya usai gelar paripurna di gedung DPRD Jombang.

Akibat pandemi ini, lanjut Mas’ud, banyak hal yang harus digagalkan. Termasuk mega proyek yang sudah direncanakan matang seperti pembangunan gedung mall pelayanan publik, pembangunan box culvert jalan Adityawarman, pembangunan di jalan Wahid Hasyim, pembangunan gedung kesenian, dan lain-lain.

“Kalau mau proyek ini tetap dilakukan, kasihan ASN tidak gajian, masyarakat juga tidak tertangani, yang jelas proyek tahun ini semua blong, dan bisa mengajukan kembali tahun depan,” terangnya.

Menurut Mas’ud, kebijakan strategi prioritas program serta kegiatan dalam perubahan APBD Tahun anggaran 2020 tetap ditujukan pada penanganan Covid-19, serta upaya menghadapi masalah-masalah pembangunan yang dianggap strategi.

“Perubahan APBD adalah komitmen bersama untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun sebelumnya, serta hasil audit BPK RI atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Jombang tahun anggaran 2019,” ujarnya.

“Hasil audit BPK RI di antaranya menetapkan sisa lebih anggaran tahun sebelumnya, yang harus digunakan untuk membiayai pelaksanaan pembangunan sesuai dengan dokumen perubahan RKPD dan kebijakan umum perubahan APBD tahun ini,” pungkas Mas'ud.

Sementara, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengatakan, perda tersebut dicabut karena tidak bisa berjalan tahun ini karena ada refocusing anggaran untuk percepatan penanganan virus Covid-19. Tidak hanya itu, pemkab juga melakukan penyesuaian prioritas pembangunan nasional dan provinsi yang lebih diarahkan pada penanganan virus Covid-19.

“Tidak hanya mal pelayanan publik, beberapa rencana juga kita batalkan, kita fokus tangani Covid-19, dan tidak ada masalah,” tambahnya.

Sedangkan raperda tentang pembentukan dana cadangan pemilihan bupati dan wakil Bupati Jombang tahun 2024 sesuai dengan keputusan menteri dalam negeri. Pasalnya, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Jombang dibebankan pada APBD. Karena tidak mungkin dibebankan dalam satu tahun sekaligus, anggaran untuk itu dilakukan mulai tahun depan.

“Karena tidak mungkin kita bebankan dalam satu tahun, makanya kita buat dana cadangan di tahun-tahun sebelumnya,” imbuh Mundjidah.

Sementara terkait raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2020, bupati menegaskan jika pendapatan daerah pada raperda P-APBD 2020 sebesar Rp 2.484.903.003.035,05 atau berkurang Rp 193.760.344.423,26 dari yang semula Rp 2.678.663.347.458,31. Jika dipersentase, APBD kabupaten Jombang menurun 7,23 persen.

“Penurunan pendapatan tersebut dikarenakan karena penurunan pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan lain-lain,” pungkas Bupati.

Sebelumnya, penyampaian raperda ini diawali dengan penandatanganan perubahan P-APBD 2020 oleh Ketua serta Wakil Ketua DPRD dan Bupati Jombang. Kemudian dilanjutkan pembacaan nota penjelasan atas rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Jombang Tahun anggaran 2020.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...