Jumat, 25 September 2020 10:51

Lockdown Dibuka, Warga Rembang Kota Blitar Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng

Senin, 27 Juli 2020 15:01 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Lockdown Dibuka, Warga Rembang Kota Blitar Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng
Warga Jalan Waru Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar saat menggelar syukuran dan makan tumpeng bersama. (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Warga Jalan Waru Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar menggelar syukuran dan makan tumpeng bersama. Syukuran digelar usai 9 warga setempat yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, kini dinyatakan sembuh.

Syukuran ini juga dilaksanakan bersamaan dengan dibukanya lockdown di wilayah tersebut.

Sebagaimana diketahui, setelah muncul empat kasus pertama, warga Jalan Waru memutuskan me-lockdown wilayahnya untuk mengantisipasi agar penularan tidak semakin meluas. Lockdown dilakukan sejak 30 Juni-27 Juli 2020. Selama di-lockdown, selain mendapatkan bantuan dari Pemkot Blitar, warga lainnya yang kondisinya sehat juga silih berganti memberikan bantuan.

Mereka melaksanakan syukuran di sepanjang ruas jalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Senin (27/7/2020). Semua warga yang hadir terlihat menggunakan masker. Sebagai ungkapan rasa syukur, mereka juga membuat tumpeng untuk dinikmati bersama. Mereka tampak kompak menyambut warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 untuk kembali menjalankan aktivitas sosial.

"Ada 10 orang yang terpapar Covid-19. Mereka tinggal di satu RW. Dari 10 itu satu meninggal dunia sementara 9 lainnya hari ini sudah dinyatakan negatif semua. Sebelum dinyatakan sembuh, lima di antaranya sempat dirawat di rumah sakit. Nah yang lainnya, isolasi mandiri di rumah isolasi yang kami sediakan," ujar Camat Sananwetan, Heru E. Purnomo, Senin (27/7/2020).

Kasus positif Covid-19 di Jalan Waru yang kemudian disebut sebagai Klaster Rembang ini, berawal dari seorang tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar dan ayah mertuanya yang dinyatakan positif Covid-19. Usai ada dua warga dinyatakan positif, kemudian Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan tracing kontak erat.

Dari tracing pertama ditemukan tambahan 6 pasien positif. Setelah itu kembali dilakukan tracing kedua dan kembali ditemukan 6 warga terkonfirmasi Covid-19. Kemudian tracing ketiga dilakukan untuk menelusuri kontak erat 6 pasien positif yang terakhir. Hasil tracing ketiga ini semua kontak erat dinyatakan negatif.

"Begitu tracing, semua kontak erat langsung di-rapid test. Kalau ada yang reaktif langsung di tes swab. Nah, hasil tracing yang ketiga semua kontak erat dinyatakan negatif. Hasilnya keluar berbarengan dengan tes swab terakhir warga yang positif. Jadi sekarang semua sudah dinyatakan negatif," kata Heru.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pelepasan secara simbolis portal lockdown oleh Wali Kota Blitar, Santoso dan Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela.

"Kami harap apa yang dilakukan Warga Kelurahan Rembang ini bisa dicontoh. Di mana ketika ada warga yang kena musibah warga lainnya gotong royong membantu. Mudah-mudahan seluruh warga di sini seterusnya sehat dan tidak lagi terjangkit Covid-19. Pesan saya meski sudah sembuh semua jalankan terus pola hidup bersih dan sehat. Jalankan protokol kesehatan," kata Santoso. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...