Sabtu, 05 Desember 2020 06:18

​Tak Nyangka, Kiai Miliarder ini Pernah Jadi Kuli dan Tiga Kali Lamar Wanita Ditolak

Kamis, 23 Juli 2020 22:38 WIB
Editor: MMA
​Tak Nyangka, Kiai Miliarder ini Pernah Jadi Kuli dan Tiga Kali Lamar Wanita Ditolak
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag saat menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Pondok Pesantren Amanatul Ummah. foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur. Kiai Asep dikenal sebagai kiai miliarder, ulama kaya raya, tapi dermawan. Putra pendiri NU, KH Abdul Chalim ini sangat gemar bersedekah, terutama untuk kepentingam bangsa dan umat Islam.

Bahkan untuk penanggulangan Covid-19, Kiai Asep menyedekahkan 400 ton beras, 40.000 sarung, dan uang Rp 50 ribu per orang untuk relawan Covid-19 dan warga terdampak virus corona.

Tapi siapa sangka, sewaktu muda Kiai Asep yang kini memiliki puluhan ribu santri dan pesantren besar dengan gedung-gedung megah itu ternyata sangat miskin. Bahkan untuk makan saja ia harus mengais kerak nasi (intip) di dapur umum pondok pesantren. Tiap hari ia makan intip yang sudah dibuang oleh santri lain.

Namun semangat menuntut ilmu tetap tinggi. Bahkan ia bertekad untuk kuliah.

“Saya akhirnya jadi kuli bangunan, untuk cari uang pangkal masuk IAIN,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim dalam acara Gergeran Bersama Kiai di BANGSA TV channel youtube.

Namun penderitaan belum berakhir. Ketika Asep muda tertarik terhadap wanita, ternyata tak ada satu pun gadis yang mau menerima lamarannya karena ia miskin.

“Saya berkali-kali melamar wanita, tapi lamaran saya dikembalikan,” katanya menuturkan pengalaman pahitnya. Para orang tua itu menolak lamaran Asep muda karena menganggap ia tak punya masa depan.

Nah, bagaimana liku-liku perjuangan hidup Kiai Asep sewaktu remaja? Silakan ikuti kisah pilu dan dramatis tapi penuh dedikasi ini dalam acara Gergeran Bersama Kiai di BANGSAONLINE TV channel youtube. (mma)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...