Selasa, 04 Agustus 2020 12:11

Bupati Pamekasan Lepas 99 Santri Sidogiri Kembali ke Pondok Pesantren

Rabu, 01 Juli 2020 12:10 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yeyen
Bupati Pamekasan Lepas 99 Santri Sidogiri Kembali ke Pondok Pesantren
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam (tengah) saat memberangkatkan 99 santri PP Sidogiri di halaman Mandhapa Agung Ronggosuwati.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melepas 99 santri Ponpes Sidogiri yang akan kembali pesantren, Rabu (01/07/20) pagi.

Sebelum diberangkatkan, 99 santri itu dilakukan rapid test oleh dinas kesehatan setempat untuk memastikan mereka tidak ada yang terindikasi terpapar Covid-19 .

Mereka juga sempat mendapat motivasi dari Baddrut Tamam. Bupati asal PKB itu meminta para santri agar belajar lebih giat, serta rajin berdoa.

"Bermunajat dan berdoa mudah-mudahan suatu saat dari pesantren Sidogiri bisa melanjutkan ke berapa jenjang pendidikan, tentu saja nanti ada yang melanjutkan keluar negeri," katanya.

Ia juga berjanji akan memberikan beasiswa kepada 2.000 santri berprestasi, hafidz, dan hafidzoh. "Semuanya berpondasikan dari keluarga yang tidak mampu," tambahnya.

"Selamat jalan, selamat belajar, jaga nama baik kabupaten Pamekasan dan tetap mematuhi protokol Covid-19," pesan Baddrut Tamam.

Sedangkan KH. Muhammad Idris. Wakil Ketua Ikatan Alumni Santri Sidogiri menjelaskan, pemberangkatan santri ini dibagi beberapa tahap, Untuk tahap pertama sebanyak 99 santri dari tingkat Aliyah.

"Yang kedua nanti pada tanggal 12 juli tingkatan tsanawiyah sekitar 150-an santri, yang terakhir tanggal 25 nanti tingkat ibtidaiyah sekitar 200 santri," ujarnya.

Ia berterima kasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah memfasilitasi proses kembalinya para santri ke pondok pesantren

Ia juga memastikan, proses kembalinya para santri ini sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dengan menerapkan jaga jarak, dan menggunakan masker. "Alhamdulillah instruksi pusat, santri harus membawa masker minimal lima buah. Di sana nanti diterima oleh Dinas Kesehatan Pasuruan, lalu satu per satu masuk ke pesantren dan akan dikarantina dulu selama 15 hari di pesantren," tukas Kiai Idris. (yen/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...