Massa AMP3 Demo Bupati Pamekasan, Soroti Pemerataan Pembangunan hingga Gift DA7 Ratusan Juta

Massa AMP3 Demo Bupati Pamekasan, Soroti Pemerataan Pembangunan hingga Gift DA7 Ratusan Juta Perwakilan massa dari AMP3 saat berorasi di depan kantor Bupati Pamekasan

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan () menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pamekasan, Senin (29/12/2025).

Massa menuntut pemerataan pembangunan yang dinilai masih timpang antara wilayah kota dan desa.

Aksi tersebut merupakan luapan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur di desa-desa pinggiran yang dinilai masih tertinggal dan kurang mendapat perhatian pemerintah daerah.

Dalam orasinya, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Pamekasan agar lebih serius melakukan pemerataan pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas publik di desa-desa yang hingga kini masih terisolasi.

Koordinator aksi, Ahmad Ghafur, menilai pembangunan selama ini terkesan hanya terfokus di wilayah perkotaan, sementara desa terpencil masih harus berjuang dengan jalan rusak dan keterbatasan sarana.

“Kami menuntut keadilan pembangunan. Banyak desa yang sampai hari ini jalannya rusak parah, sulit dilalui, dan seakan luput dari perhatian pemerintah,” teriak Ghafur di hadapan massa.

juga menyoroti kebijakan refocusing anggaran Pemkab Pamekasan, di tengah kondisi masyarakat desa yang harus bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.

Ghafur turut menyinggung momen Grand Final Dangdut Academy 7 (DA7), saat Wakil Bupati Pamekasan terlihat memberikan gift D’Sultan dan D’Boss kepada peserta Valen yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.

“Di desa masyarakat patungan memperbaiki jalan, tapi di sisi lain kita lihat ada gift ratusan juta. Ini ironi yang melukai rasa keadilan publik,” tambahnya.

Menanggapi aksi tersebut, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengapresiasi unjuk rasa sebagai bentuk kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO