Sabtu, 08 Agustus 2020 12:14

​Komisi I Sidak Pasar Gondanglegi: Kondisinya Kumuh dan Lokasi Kurang Strategis

Selasa, 23 Juni 2020 17:05 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
​Komisi I Sidak Pasar Gondanglegi: Kondisinya Kumuh dan Lokasi Kurang Strategis
Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan saat melakukan sidak ke Pasar Gondanglegi, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan sidak ke Pasar Gondanglegi, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/6/2020). Dalam sidak tersebut, turut hadir pula para anggota kepolisian serta aparat desa setempat.

Sidak yang dilakukan itu bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik pasar daerah pasca Pemkab Pasuruan sudah tidak lagi memungut biaya retribusi bagi puluhan pedagang, lantaran mereka menolak untuk direlokasi.

Menurut Dr. Kasiman, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Pasar Gondanglegi sudah tidak layak lagi untuk dijadikan kegiatan perdagangan, karena kondisinya kumuh dan tidak higienis. Selain itu, juga posisi bangunan pasar kurang strategis karena letaknya berada di pinggir jalan utama.

"Pasar tersebut kerap menimbulkan kemacetan arus lalu lintas karena pembeli parkir di pinggir jalan raya. Kita meminta mereka direlokasi ke tempat yang lebih strategis," jelas Politikus Gerindra ini usai sidak.

Dalam sidak tersebut, para wakil rakyat juga mendapat laporan dari warga sekitar jika para pedagang sering membuang sampah ke sungai, sehingga menimbulkan pendangkalan sungai.

"Beda cerita kalau dibandingkan pada tahun-tahun silam, di mana pihak Disperindag Kabupaten Pasuruan masih menangani pengangkutan sampah lantaran pasar itu masih dikelola oleh pemerintah," cetusnya.

Terpisah, Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan, Gatot Sutanto menjelaskan bahwa para pedagang Pasar Gondanglegi sudah tidak dipungut retribusi sejak 2018 lalu. Hal tersebut dikarenakan lahan Pasar Gondanglegi akan dipergunakan untuk perluasan pustu (puskesmas pembantu).

Namun, rencana Pemkab Pasuruan itu tidak berjalan mulus. Pasalnya, para pedagang yang mayoritas adalah warga luar Pasuruan itu, enggan untuk direlokasi ke pasar desa. Alasannya, lokasi pasar yang baru jauh dari akses jalan utama, sehingga mereka khawatir pasar akan sepi.

"Kita sudah tidak menarik retribusi kepada mereka lantaran lahan di Pasar Gondanglegi akan dipergunakan untuk perluasan bangunan Pustu Beji," tukasnya. (bib/par/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...